Pemkot Gelar Workshop Terkait Pengarusutamaan Hak Anak dan Gender

Pemerintah kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (PPPA-KB) Kota Jayapura, menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Hak Anak dan Gender.
Share it:
Pembukaan workshop oleh Asisten II Setda bersama Kepala DP3A - KB Kota Jayapura
yang ditandai dengan penabuhan  tifa secara bersama-sama
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (PPPA-KB) Kota Jayapura, menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Hak Anak dan Gender.


Tujuan dilaksanakan worshop tersebut guna pengintegrasian pemenuhan hak dasar dalam kepentingan terbaik untuk anak dan hak hidup, kelangsungan, perkembangan dan penghargaan terhadap anak.

Workshop yang berlangsung di Gedung Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (3/5/2017) dibuka Asisten II Drs. Nur Jainuddin Konu, MKP, mewakili Penjabat Wali Kota.

Dalam workshop ini, Dinas PPPA-KB melibatkan peserta dari Forum Anak Tingkat Kota Jayapura sebanyak 41 orang sementara tingkat distrik sebanyak 94 orang.

“Gugus Tugas Kota Layak Anak sebanyak 28 orang, Posyandu binaan 10 orang , PATBM 20 orang dan petugas P2TP2A Kota Jayapura sebanyak 7 orang," rinci Ketua Panitia, Welmince Ramela saat menyampaikan laporan kegiatan.

Dikatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan workshop ini agar terwujudnya kapasitas kelembagaan yang responsif hak anak dan gender serta menciptakan strategi pemenuhan hak anak.

Melalui kegiatan ini juga, diharapkan dapat terlaksananya pemahaman perencanaan dan penanganan pengaruh terhadap anak-anak dalam hal ini, kelembagaan yang memiliki kapasitas responsif pada hak anak dan gender.

Penjabat Wali Kota dalam sambutan yang diwakili Asisten I mengatakan dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini, tentu keadilan gender merupakan aspek yang sangat penting dan harus diresponi dalam setiap aktivitas pembangunan.

Gender merupakan salah satu tujuan utama pembangunan Global Millennium Development Goals yang merupakan hasil kesepakatan negara-negara di dunia. Dimana semua laki-laki dan perempuan dapat dilibatkan secara optimal dalam peran pembangunan dengan mengedepankan prinsip-prinsip kesetaraan

Para peserta workshop
“Sementara kondisi kesetaraan gender di negara kita masih berada pada posisi yang memprihatinkan jika dibanding dengan negara lain,” akuinya.

Salah satu penyebabnya adalah karena masih banyaknya pemahaman yang tidak sesuai tentang pemahaman keadilan gender itu sendiri di masyarakat maupun di kalangan aparat.

Gender berawal dari tingkat keluarga dan meluas ke tingkat makro seperti kualitas Human Development Index yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang terhambat, kualitas pendidikan dan kesehatan rendah hingga masalah sosial yang tinggi.

“Pengharustamaan Gender (PUG) sebagai sebuah strategi telah dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 yang mengamanatkan kepada seluruh Menteri, Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mengintegrasikan pengarusutamaan gender pada setiap tahapan proses pembangunan,” lanjut Penjabat.

Untuk Kota Jayapura, kesetaraan gender sudah tertuang dalam misi ke 4 Pemerintah daerah yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat dengan sasaran tercapainya kesetaraan gender dalam berbagai bidang pembangunan dan tentunya sudah diorientasikan dalam semua kebijakan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang berwawasan gender.

Hal ini juga tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 13 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan perlindungan anak

“Dan berbagai upaya sedang dilakukan Pemerintah Kota Jayapura dalam membangun kesadaran gender di kalangan aparat pemerintah maupun swasta,” sambungnya.

Untuk itu, Pejabat berharap agar dengan adanya workshop ini dapat membuka wawasan semua pihak termasuk masyarakat untuk lebih memahami arti dan pentingnya kesetaraan gender sehingga percepatan kesetaraan dan keadilan gender di Kota Jayapura dapat tercapai.

“Ke depan juga, kualitas dan peran perempuan dalam pembangunan akan semakin meningkat untuk terwujudnya masyarakat Kota Jayapura yang beriman, bersatu, mandiri, sejahtera dan modern berbasis kearifan lokal,” tukasnya.

Sementara itu, narasumber yang dihadirkan diantaranya  Kepala Bappeda Kota, Kepala Badan Statistik Kota Jayapura, Kepala Dinas PPPA-KB Kota dan Koordinator P2TP2A kota Jayapura.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga