Pemkot Jayapura Gelar Pelatihan Bagi 21 Pengelola Koperasi

Pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Jayapura menggelar Pelatihan Kapasitas Pengurus dan Pengelolaan Koperasi, Selasa (16/5).
Share it:
Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM dan Kadisperindagkop Jayapura Robert L. N, Awi, ST, MT
berpose bersama peserta Pelatihan Kapasitas dan Pengelolaan Koperasi, Selasa (16/5)  
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Jayapura menggelar Pelatihan Kapasitas Pengurus dan Pengelolaan Koperasi, Selasa (16/5).

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM mewakili Penjabat Wali Kota mengatakan pelatihan tersebut merupakan program Pemkot guna mendorong masyarakat untuk bisa menikmati sebuah kehidupan yang baik dengan berbagai kegiatan pemerintahan.

“Seperti yang dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop Kota Jayapura kepada masyarakat yang ada di 14 kampung khusunya yang telah diprogram dalam kelompok koperasi,“ ungkapnya saat menyampaikan sambutan di aula Badan Kepegawaian dan Pelatihan Kota Jayapura, didampingi Kepala Disperindagkop setempat, Robert L. N, Awi, ST, MT.

Pemkot juga melalui Dinas Perindagkop turut mendorong masyarakat untuk membangun 21 unit koperasi adat, dimana  14 koperasi yang sudah beroperasi, telah mengalami kemajuan setelah dilakukan pendampingan dan evaluasi.

“Pemkot akan terus mendorong dalam membangun sebuah pengelolaan yang baik, agar hasilnya bisa dinikmati oleh anggota koperasi yang juga masyarakat yang ada di kampung,” imbuhnya.

7 unit koperasi, lanjut Penjabat, juga telah dicanangkan untuk dilakukan pembangunan, sehingga tentunya semua pengurus diharapkan untuk dapat mengikut kegiatan ini dengan baik, agar dapat mengetahui cara mengelola unit-unti usaha dalam koperasi.

Ditegaskannya, Disperindagkop yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemkot, mengehendaki agar masyarakat bisa terus belajar untuk mengelola sebuah perdagangan kecil dengan barang yang mudah di peroleh dan mudah untuk di beli.

“Agar semua pengurus dapat melakukan perdagangan dengan baik maka Pemkot juga berusaha untuk membangun komunikasi yang sinergis dengan agen distributor untuk memangkas jalur barang guna mengurangi biaya transpor,” tegasnya.

Barang dari distributor diusahakan langsung ke koperasi, tentu dalam rangka untuk menekan harga, serta ada persaingan harga dan lancar juga pendistribusi barang dari distributor.

Selain itu, bukan saja dibuat pelatihan , namun ada upaya agar pengelola koperasi bisa memiliki kemampuan sama dengan yang lain.

“Pengelola koperasi nantinya akan melakukan studi banding ke Provinsi Sulawesi Selatan, untuk meniru sistem perdagangan mereka. Sehingga maksud baik Pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya  oleh seluruh masyarakat yang ada di Kota Jayapura terlebih masyarakat yang ada di kampung,” sambungnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 21 pengelola koperasi dan nantinya akan dilakukan kunjungan lapangan ke Provinsi Sulawesi Selatan.

Plt. Kabsubag Pengawasan Koperasi Ketua Panitia Ir. Ahmad Musa dalam laporan mengatakan pelaksanaan ini bertujuan guna meningkatkan kapasitas dan pengelolaan koperasi agar mampu dan mandiri dalam mengembangkan usaha koperasi.

Pelaksanaan ini dibagi dalam dua bagian yakni pelatihan yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 16-18 Mei 2017, dan pelaksanaan peninjauan lapangan yang akan dilaksanakan di provinsi Sulawesi Selatan.

Materi yang diberikan kepada peserta yakni pokok perkoperasian, ke wira usahawan dan manajemen, akuntansi serta perdagangan.


(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga