PMI Papua Diminta Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH meminta Palang Merah Indonesia (PMI) meningkatkan kualitas pelayanan.
Share it:
Pelantikan Pengurus PMI Provinsi Papua bertempat di Swiss Bel Hotel, Jayapura, Sabtu (13/5)
Jayapura, Dharapos.com
Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH  meminta Palang Merah Indonesia (PMI) meningkatkan kualitas pelayanan.

Dalam hal ini,  diharapkan  PMI dapat bekerja sama dengan Pemerintah mengisi  ruang-ruang yang kosong yang mungkin saja belum disentuh oleh Pemerintah daerah.

“Saya mengharapkan pelantikan pengurus PMI Papua baru ini dapat dijadikan momentum untuk perbaikan, penyempurnaan dan revitalisasi organisasi PMI di Tanah Papua  dalam peran  sertanya  serta  misi kemanusiaan,” ujar Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, SE, MM, ketika menghadiri pelantikan pengurus PMI Papua  di Swiss-Belhotel, Jayapura, Sabtu (13/5) lalu.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Ketua Umum yang  diwakili Sekjen PMI Pusat Ritola Tasmaya, MPH, anggota FORKOPIMDA Provinsi Papua, Ketua Tim  Penggerak PKK Provinsi Papua Ny. Yulce W. Enembe, SH, Pengurus PMI Provinsi Papua, tokoh adat, masyarakat dan tokoh agama.

Dikatakan Gubernur, Papua adalah  daerah yang  rawan bencana, dengan kondisi letak geografis yang saling berjauhan antara satu Kabupaten dengan Kabupaten yang lain sehingga sulit untuk dijangkau  dengan kompleksitas masalah yang sangat rumit antara satu wilayah dengan lainnya.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya mengharapkan PMI sebagai garda terdepan membantu  masyarakat dalam pemberdayaan serta pelatihan-pelatihan menyiagakan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Ke depan diharapkan lewat kepengurusan yang baru saja dilantik dapat membuat  program-program  yang berbasis kemasyarakatan  sesuai dengan Visi Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

Gubernur menyampaikan beberapa hal  yang  perlu  mendapat perhatian dari PMI Papua, antara lain, perlu upaya terpadu dalam  penanganan  bencana  secara dini, sehingga PMI harus dapat  bekerja  bersama dengan organisasi-organisasi kemanusiaan  lainnya dan  masyarakat.

Kemudian, perlu adanya peningkatan dan pelatihan-pelatihan kesiapan siaga bagi seluruh lapisan  masyarakat serta  tingkatan jangkauan pelayanan PMI  tingkat Kabupaten/Kota, Distrik sampai ke Kampung  di seluruh Tanah Papua.

Selanjutnya, kepengurusan  PMI  yang baru harus dapat meningkatkan  kualitas pelayanan  terutama kinerja para sukarelawan yang berdiri di garis terdepan untuk terus diasah keterampilannya  sehingga mampu memberikan  pelayanan yang  maksimal.

Tidak hanya itu saja, PMI Papua juga perlu bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat  untuk pencegahan terjadinya  bencana serta  mencegah isu-isu  yang menyesatkan masyarakat.

Dan yang tak kalah penting, kepada seluruh pengurus PMI Provinsi  dan Kabupaten/Kota untuk dapat mengajukan program kerja sesuai dengan wilayah  kerjanya masing-masing agar mendapat  bantuan anggaran  hibah dari pemerintah setempat untuk menunjang program  kerja  yang sudah direncanakan.

“Kepada Pengurus PMI Papua agar tetaplah berpegang  teguh pada tujuh prinsip dasar PMI dalam   mengembang tugas yaitu Kemanusiaan (Humanity), Kesamaan (Imparliality), Kenetralan (Netrality), Kemandirian (Independence), Kesukarelaan (Voluntary Service), Kesatuan (Unity) dan Kesemestaan (Universality),” tukasnya.

(dp-30)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments: