Presiden Jokowi Komitmen Sejahterakan Masyarakat Papua

Salah satu agenda kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Papua pada tanggal 9-10 Mei 2017 adalah menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta Program Keluarga Harapan (PKH).
Share it:
Foto bersama usai penyerahan KIP, KIS, PMT serta PKH kepada masyarakat  di wilayah Kabupaten
Jayawijaya  di Halaman Kantor Bupati  Jayawijaya, Wamena, Rabu (10/5)
Wamena, Dharapos.com
Salah satu agenda kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Papua pada tanggal  9-10 Mei 2017 adalah  menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia  Sehat (KIS), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta Program Keluarga  Harapan (PKH).

Langkah ini dilakukannya sebagai bentuk perhatian dan komitmennya membawa masyarakat di provinsi paling timur Indonesia dalam kehidupan yang sejahtera.

Presiden pada setiap kesempatan, menegaskan bahwa penyerahan  KIP, KIS, PMT dan PKH adalah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan anak-anak dan ibu hamil yang berdomisili di wilayah terpencil.

“Kami menyerahkan biaya secukupnya kepada masyarakat. Jika ada kekurangan biaya nanti dibantu Menteri Sosial, Gubenur dan Bupati di Papua,” cetusnya.

Secara khusus terkait PMT, Presiden menilai hal  ini penting  diberikan kepada anak-anak  di  Tanah Papua,
agar mereka  semua  menjadi  pintar dan cerdas.

Oleh sebab itu,  orang nomor satu di Indonesia ini menghimbau  kepada kaum perempuan untuk memberikan makanan tambahan, terutama ketika anak masih didalam kandungan/hamil. Sedangkan bagi anak-anak  usia 1-5 tahun tetap diberikan makanan tambahan, berupa biskuit yang memiliki gizi yang tinggi.

“Jadi nanti tolong ikuti aturan supaya anak-anak kita pintar semuanya dan bisa bersaing dengan anak-anak di negara-negara di dunia lain,” imbuhnya.

Pemerintah pusat menyerahkan KIP kepada 220  siswa masing-masing SD sebanyak 74 siswa, SMP (101) dan SMA/SMK (58) dan  SMA Kesetaraan sebanyak 16 siswa.

Sedangkan jumlah uang yang diserahkan untuk tingkat SD Rp 450.000 per tahun, SMP Rp 750.000 Pertahun dan SMA /SMK Rp 1 Juta Pertahun.

Menteri Kesehatan  RI Prof.Dr. dr. Nila Djuwita F.  Moeloek, SpM (K), mengatakan Pempus juga menyerahkan  PHK bagi 350  ibu masing-masing mendapatkan bantuan  Rp 2 Juta Pertahun.

Dana PHK  diberikan secara bertahap Rp 500.000 selama 4 kali diambil di Bank-Bank mitra, antara lain BNI, BRI, BTN setempat.

“Uang ini untuk kebutuhan anak sekolah, ibu hamil.  Tak boleh diberikan kepada suami  untuk   beli minuman keras dan rokok,” cetusnya.

Khusus  PMT,   tutur Menteri,  pihaknya  memberikan PMT  kepada   50 orang  berupa biskuit. Untuk  ibu mengandung atau hamil  1-3 bulan makannnya dua bungkus biskuit perhari. Sedangkan ibu hamil  3-9  bulan makannya  3 bungkus biskuit.

“Kita harus memberikan anak-anak kita makanan yang sehat dan bergizi,” lanjutnya.

Menurutnya,  untuk anak-anak usia 1 tahun  8 bungkus biskuit,  1-5 tahun sebanyak 12  bungkus biskuit bungkus. Kalau anaknya susah makan biskuit  boleh hancurkan dicampur  susu atau air, lalu diberikan kepada anak-anaknya.

“Ini biskuit bukan sembarangan   biskuit, tapi biskuit  yang mengandung protein dan kalori yang tinggi   dicampur ikan. Jadi anak ibu bisa lebih sehat, maka gizi anak harus diperhatikan,” tandas Menkes.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya mengihimbau   para ibu untuk rutin  menimbang berat badan anaknya di Puskesmas, Posyandu.

“Kalau sudah cukup berat badannya jangan dimakan lagi  biskuitnya, karena anaknya nanti jadi besar betul nantinya susah keluarnya kasihan ibu bidannya. Jadi kalau sudah berat badannya cukup harus periksa di
Puskesmas atau Posyandu terdekat. Kita harapkan anak-anak lahir dalam  berat  badan  yang cukup supaya otaknya, sehingga menjadi pandai,” pintah Menkes.

Ia menjelaskan, pemerintah memberikan  KIS  secara gratis kepada masyarakat, dimana uang mukanya pemerintah bayar kepada BPJS.

“Jika ibu atau anak–anak sakit periksa ke Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit  hanya menunjukkan KIS tanpa bayar,” ucap Menkes.

Presiden dalam kesempatan itu juga membagikan  Sembako dan memberikan hadiah sepeda  kepada masyarakat setempat.

Di Wamena, penyerahan KIP, KIS, PMT dan PKH dilakukan masing-masing oleh Menteri Kesehatan  RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) dan Menteri Sosial  RI Dra. Khofifah Indar Parawansa dan  Direktur Utama BPJS  dan KIS Fachmi Idris.

Disaksikan Ibu Negara Ny. Hj. Iriana Joko Widodo, Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, Ny. Yulce
W. Enembe, SH, Bupati  Jayawijaya John Wempi Wetipo dan Jajaran SKPD di Pemkab Jayawijaya dan masyarakat  di Halaman Kantor Bupati  Jayawijaya, Wamena, Rabu (10/5).

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments: