Presiden Tegaskan Tak Ada Tempat Bagi Terorisme di Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi terorisme untuk beraksi di Tanah Air.
Share it:
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla saat mengunjungi korban bom Kp Melayu
Jakarta, Dharapos.com
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi terorisme untuk beraksi di Tanah Air.

Penegasan tersebut disampaikannya usai menjenguk para korban teror bom Kampung Melayu, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Jakarta, Kamis malam (25/5).

Sebagaimana rilis yang diterima Dharapos.com, Jumat (26/5), Presiden dan Ibu Iriana bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla tiba di Rumah Sakit Polri sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung memasuki gedung Dr Hardja Samsurja tempat korban dirawat.

Di RS tersebut, ada tujuh korban teror bom Kampung Melayu yang tengah menjalani perawatan intensif.

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa tidak ada tempat di negara kita ini bagi terorisme," kembali tegas Presiden.

Ia pun menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap segala ancaman.

Terlebih penting, Presiden juga berpesan pula agar persatuan dan kesatuan di seluruh Tanah Air dapat terus di jaga dan di pelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla saat menyampaikan pernyataan pers
"Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat, seluruh rakyat di seluruh pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan. Tetapi kita juga tetap semuanya harus waspada dan bersatu melawan terorisme ini," kata Presiden.

Menurut Presiden, kejadian serupa tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

Mengingat aksi teror bom tersebut dapat menyerang siapa pun, mulai dari warga sipil hingga aparat penegak hukum.

"Betul-betul kita sangat menyesalkan ini karena kalau kita lihat tadi korbannya dari mahasiswi ada, sopir Kopaja ada, kemudian yang anggota Polri juga ada, kemudian pegawai juga ada," tuturnya.

Presiden pun berharap para korban yang sedang menjalani perawatan dapat diberikan kesembuhan dalam waktu dekat sehingga dapat beraktivitas kembali.

"Insya Allah yang berada di sini kita harapkan dalam sehari, dua hari, tiga hari, empat hari sudah bisa sembuh," ucap Presiden.

Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Rumah Sakit Polri didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, juga tampak Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga