Sejumlah Satgas Pamtas RI – PNG Jalani Pergantian

Sejumlah satuan tugas (Satgas) dari institusi TNI yang selama ini melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan Negara Republik Indonesia dan Negara Papua New Guinea (PNG) akhirnya menjalani pergantian.
Share it:
Upacara penerimaan dan pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Kolakopsrem 172/PWY
yang 
berlangsung di lapangan Frans Kaisepo Kodam XVII/Cendrawasih.
Jayapura, Dharapos.com
Sejumlah satuan tugas (Satgas) dari institusi TNI yang selama ini melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan Negara Republik Indonesia dan Negara Papua New Guinea (PNG) akhirnya menjalani pergantian.

Hal itu ditandai dengan digelarnya upacara penerimaan dan pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Kolakopsrem 172/PWY yang berlangsung di lapangan Frans Kaisepo Kodam XVII/Cendrawasih.

Diantaranya, Para Raider Yonif 432/WSJ yang akan menggantikan Yonif 122/TS.

Kemudian Yonif 410/ALG menggantikan Yonif Mekanis 516/CY serta Mekanis 512/QY menggantikan Yonif Raider 700/WYC.

Dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan Kepala Staf Kodam XVII Cendrawasih Brigjen. TNI. Herman Asaribab, Pangdam mengungkapkan wilayah perbatasan RI - PNG merupakan serambi depan ujung timur NKRI yang berbatasan dengan Negara tetangga PNG.

Dan untuk diketahui pula bahwa wilayah perbatasan tersebut memiliki kerawanan yang harus diantisipasi.

“Untuk itu kepada semua prajurit Satgas Pamtas RI - PNG agar senantiasa waspada dengan melakukan patroli-patroli keamanan maupun patroli pemeriksaan patok batas dan buat tanda-tanda dari pos ke patok batas dimana setiap sektor bertanggung jawab untuk itu,” imbuhnya.

Pangdam mengajak seluruh Prajurit untuk menciptakan stabilitas keamanan di sepanjang perbatasan RI – PNG dan harus membantu kesulitan masyarakat di kawasan tersebut melalui koordinasi dengan aparat kowil setempat.

Di samping itu, adat istiadat dan budaya masyarakat di Papua sangat beragam sehingga dituntut kehati-hatian Prajurit dalam bertindak di lapangan.

“Hindari tindakan yang dapat melukai dan menyakiti hati rakyat,” pesannya

Selain itu dalam pelaksanaan tugas di lapangan nanti para Prajurit harus mampu menerapkan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Ia juga mengharapkan prajurit baru agar dapat mematuhi perintah harian Pangdam yaitu hindari miras dan narkoba, bagaimana berinteraksi dengan rekan Kepolisian, mengimplementasikan dengan Pemerintah daerah serta sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Sehingga bisa menyambung dengan tugas satuan yang lama.

“Penugasan yang telah kalian laksanakan ini merupakan bagian dari tugas Negara untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan saya mengharapkan agar pengalaman tugas di wilayah Papua dapat dijadikan sebagai bekal untuk menghadapi tugas-tugas di masa-masa mendatang,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga