Usai Prajabatan, 370 Peserta Diklat Terima Kartu Taspen dan BPJS

Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan telah mewujudkan komitmen kerja sama dengan PT. Taspen dan BPJS.
Share it:
Kepala PT Taspen Jayapura saat menyerahkan kartu Taspen kepada Penjabat Wali Kota untuk
selanjutnya diserahkan kepada peserta Diklat Prajabatan CPNS K2
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan telah mewujudkan komitmen kerja sama dengan PT. Taspen dan BPJS.

“Dimana sebanyak 370 kartu Taspen dan kartu BPJS akan diserahkan kepada peserta Diklat Prajabatan Golongan III, II dan I CPNS Kategori Dua pada saat penutupan Diklat ini,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Diklat, DR. Robert Betaubun, M.Pd, Selasa (2/5).

Hal ini juga dimasukkan dalam materi muatan lokal yaitu jam kepemimpinan termasuk materi dari Taspen dan BPJS.

“Materi dari Taspen dan BPJS dimasukkan agar calon ASN sejak dini sudah bisa mempersiapkan diri untuk kelengkapannya guna mendapatkan kartu Taspen dan BPJS,” sambungnya.

Dan dalam implementasinya, Badan Kepegawaian Diklat Kota Jayapura langsung bekerja sama dengan PT. Taspen dan BPJS.

“Sehingga semua peserta Diklat saat proses prajabatan berlangsung maka Badan  Kepegawaian Diklat Kota Jayapura juga ikut memproses kartu Taspen dan BPJS. Hal ini dikarenakan agar selesai prajabatan maka tidak mengganggu kegiatan atau tugas -tugas pemerintahan,” tandas Betaubun.

Artinya, calon ASN tetap menjalankan tugas dan tidak perlu lagi datang ke PT Taspen dan BPJS untuk
mengurus kartu BPJS-nya.

Dalam prosesnya, pengurusan kartu Taspen dan BPJS bagi calon ASN ini langsung dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Diklat secara  kolektif, agar ASN tetap melakukan tugas pokok.

Dan pada hari ini juga dari Taspen dan BPJS langsung menyerahkan kartu Taspen dan BPJS kepada CPNS Kategori II.

“Jadi, kita mencoba dengan formula baru bahwa calon ASN agar tidak boleh disibukkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan administrasi kepegawaian. Dan juga tentunya untuk menghindari jangan sampai ASN berhari-hari meninggalkan pekerjaan, hanya untuk mengurus Taspen dan BPJS lalu mengabaikan pekerjaan,” sambung Betaubun.

Untuk diketahui, Diklat prajabatan ini bertujuan untuk mempersiapkan kompetensi profesionalisme dari calon ASN.

Para ASN ini perlu mendapat pembinaan pendidikan guna pembentukan kompetensinya dalam rangka mempersiapkan mereka untuk siap bekerja pada unit-unit kerja masing-masing sesuai dengan keahlian atau sesuai dengan kompetensi ataupun bidang ilmu yang dimilikinya.

Sehingga pada saatnya dikembalikan kepada unit kerja minimal dia harus memiliki keterampilan atau kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai seorang ASN.

Diklat yang dimulai sejak 20 Februari hingga 25 Maret 2017 dengan jumlah peserta sebanyak 370 orang, hari ini resmi di tutup oleh Penjabat Wali Kota, Daniel Pahabol, S.Pd, MM.

Dari 370 peserta ini dibagi dalam kelas pararel, sehingga menjadi 10 angkatan yang semuanya dilaksanakan berpusat di Badan Diklat Kota Jayapura.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga