Wali Kota Ajak Masyarakat Lawan Radikalisme

Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan pada momen Harkitnas 2017
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor.


Di sektor listrik misalnya, pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2500 desa yang belum mendapat aliran listrik.

Pada saat yang sama kebijakan pemerataan dilakukan melalui subsidi listrik yang difokuskan kepada masyarakat menengah ke bawah sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp. 12 Triliun dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan dan meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Demikian sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan pada upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 109 di lapangan upacara kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (23/5).

Selain itu, dalam bidang agraria juga telah diluncurkan kebijakan pemerataan ekonomi yang bertumpu pada tiga pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM serta berbagai kebijakan lainnya demi kesejahteraan masyarakat.

Ditegaskan Menteri, satu abad lebih sejak organisasi Budi Utomo digagas telah memunculkan dimensi baru dalam landscap sosial budaya seluruh umat manusia.

“Dengan inovasi digital mungkin kita dihadapkan pada kejutan-kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi yang sebagian menguatkan namun tak kalah juga yang mengancam ikatan-ikatan kita dalam berbangsa,” akuinya.

Seperti, digitalisasi yang paling nyata terjadi di setiap sektor terkait dengan dipangkasnya waktu proses perizinan yang berlangsung ratusan hari sampai tak terhingga. Dimana proses pangkas dilakukan secara gratis hingga 6 kali lebih cepat dari waktu semula.

Namun di sisi lain dunia pendidikan di tanah air yang saat ini berjuang meningkatkan pemerataan kualitas kini mendapatkan tantangan baru yakni gejala radikalisme agama dan sikap intoleran yang menyusup ke siswa SMP dan SMA serta mahasiswa.

Meski Kemendikbud telah memiliki program pendidikan karakter dan Pancasila menjadi dasar semua mata pelajaran, namun nyatanya radikalisme agama dan intoleran juga masuk melalui buku pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.

Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Kota Jayapura serta para tamu undangan 
Di luar sekolah, generasi muda mendapatkan contoh perilaku bernuansa kekerasan dan intoleran yang justru dipertontonkan oleh sosok yang seharusnya menjadi teladan.

Polemik bersama baik nasional maupun lokal di Kota Jayapura dan Tanah Papua, dimana mulai mengubah perjuangan pemuda yang pada awal kemerdekaan adalah melawan penjajahan yang sesungguhnya adalah musuh bersama bangsa.

“Namun kini telah bergeser dengan musuh bersama bangsa adalah paham radikalisme yang fundamentalisme dan intoleransi. Dimana radikalisme merupakan paham kecil yang mulai bertumbuh dan ingin memperjuangkan cita-citanya secara radikal menggantikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Karena itu, faham yang berkedok agama dan atas dasar agama tertentu ini harus segera dilawan dan diberantas.

“Untuk itu, kepada saudara-saudara yang mengetahui dan mengenal keberadaan paham radikalisme khususnya di Kota Jayapura atau di Tanah Papua umumnya supaya segera melaporkan kepada pihak berwajib,” imbuh Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dalam sambutan pribadinya pada kegiatan yang sama.

Diakuinya, momen ke 109 ini sekaligus juga merupakan Hari Kebangkitan Wali Kota Jayapura periode 2017-2022 , DR. Benhur Tomi Mano, MM.

Untuk itu, secara pribadi dirinya selaku Wali Kota senantiasa membutuhkan dukungan dan kerja sama yang kuat dan sinergis bersama ASN kota untuk menyelesaikan tugas-tugas dan program yang belum rampung pada periode lalu.

“Komitmen saya akan dibarengi dengan imbalan yang setimpal bagi saudara-saudara yang membantu saya pada bulan-bulan ke depan sesuai kinerja saudara-saudara sekalian. Artinya, perkakas rumah tangga yang saya tinggalkan supaya kita urus bersama dengan bersih sehingga berguna serta bermanfaat dan berkesinambungan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut pria yang akrab disapa BTM ini, mengucapkan selamat bertemu kembali dengan para ASN di lingkup Pemkot Jayapura setelah sekian bulan terpisah

“Untuk itu, kepada seluruh ASN saya ingin menyampaikan terima kasih karena telah memberi dukungan sepenuhnya kepada saya untuk kembali terpilih sebagai Wali Kota dalam Pilkada Kota Jayapura 15 Februari lalu,” ucapnya.

BTM juga pada kesempatan tersebut mengapresiasi ASN Kota Jayapura yang terus berkarya dan bekerja dengan baik dengan penuh rasa tanggung jawab.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: