25 Kasus Kekerasan atas Anak - Perempuan Terjadi di Kota Jayapura

Dalam kurun waktu Januari 2016 hingga Mei 2017, sedikitnya 25 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Jayapura.
Share it:
Kadis P3A - KB Kota Jayapura Betty A. Puy, SE, M.PA saat mendampingi Wawali saat kegiatan sosialisasi PATBM
Jayapura, Dharapos.com
Dalam kurun waktu Januari 2016  hingga Mei 2017, sedikitnya  25 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Jayapura.

Hal tersebut berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) kota Jayapura

25 kasus kekerasan tersebut, kini ditangani Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A ) Kota Jayapura.

“Rata-rata merupakan kasus – kasus terselubung , yaitu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Jayapuram,“ demikian disampaikan Kepala DP3A dan KB Kota Jayapura, Betty A. Puy, SE, M.PA, Rabu (7/6).

Seiring dengan itu, maka Pemkot Jayapura melalui DP3A dan KB setempat  intens bekerja keras memberitahukan kepada masyarakat agar ada keberanian untuk melaporkan kasus-kasus tersebut ke P2TP2A.

“Karena kita tidak mungkin mencegah, menolong atau memberi perlindungan ketika keluarga tidak terbuka untuk mau menyampaikan kasus kekerasan akibat ada rasa malu dan juga merasakan bahwa itu merupakan aib bagi keluarga mereka,” imbuhnya.

Pemkot terus berupaya untuk menekan kasus kekerasan dengan memberitahukan hak-hak anak, perempuan ataupun laki-laki yang menjadi korban kekerasan

Betty juga menambahkan, bahwa sampai sejauh ini Kota Jayapura belum mempunyai rumah aman untuk menampung anak-anak yang mengalami kasus kekerasan

Dan hal ini berkaitan dengan Dinas Sosial dalam rangka menyiapkan rumah aman bagi korban kasus kekerasan dalam rangka keberpihakan atas trauma dan keberpihakan di P2TP2A.

“Dalam tim kerja kita, Dinas Sosial juga mempunyai tanggung jawab dalam tim kerja P2TP2A  untuk menyiapkan rumah aman atau rumah singgah terhadap korban kekerasan,” sambungnya.

DP3A dan KB Kota Jayapura juga berupaya untuk itu.

“Namun keinginan kami dari sisi keamanan juga tentu melekat ke Kepolisian atau di luar dari lokasi perkantoran kita .Sehingga saat kita mendampingi kasus-kasus kekerasan maka dengan leluasa korban bisa mencurahkan isi hatinya kepada para pendamping,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: