29 – 30 Juni, Satpol PP Diperintahkan Kembali Tempati Kantor di APO

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jayapura pada tanggal 29-30 Juni mendatang, sudah harus menempati kantor yang selama ini di palang oleh salah satu warga setempat, Mama Yosina Youwe di APO Jayapura.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memimpin pertemuan bersama kuasa hukum
Mama Yosina Youwe, Kepala Suku Youwe, Kabag Pemerintahan serta Kabag Hukum
Pemkot Jayapura, terkait persoalan Kantor Satpol PP setempa
Jayapura, Dharapos.com 
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kota Jayapura pada tanggal 29-30 Juni mendatang, sudah harus menempati kantor yang selama ini di palang oleh salah satu warga setempat, Mama Yosina Youwe di APO Jayapura.

Pasalnya, pemalangan yang di lakukan tidak berdasar karena bangunan tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Jayapura yang diserahkan kepada Pemerintah Kota Jayapura.

Pernyataan ini di sampaikan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memimpin pertemuan bersama kuasa hukum Mama Yosina Youwe, Kepala Suku Youwe, Kabag Pemerintahan serta Kabag Hukum Pemkot Jayapura, pekan kemarin.

Tindak lanjut dari pertemuan itu, Wali Kota telah memerintahkan Sekretaris Daerah dan Kabag Hukum Setda Kota Jayapura untuk segera menyurati Kapolres setempat untuk melakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah yang telah di bangun di depan Kantor Satpol PP karena akan segera ditempati.

Pemkot Jayapura, tegas Wali Kota siap berhadapan di ranah hukum, jika Kuasa hukum Mama Yosina Youwe akan membawa masalah ini ke pengadilan karena pihaknya memiliki bukti-bukti kuat berupa berkas-berkas yang telah disiapkan.

Nantinya juga Pemkot akan berupaya untuk sama-sama duduk di para-para adat untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Namun jika, tidak puas dengan para-para adat agar segera mengambil langkah lain karena pemerintah mempunyai dasar hukum yang kuat untuk menempati gedung tersebut sebagai aset Pemerintah kota,” tegasnya.

Pemkot juga akan di dukung Pemerintah Kabupaten Jayapura selaku pihak yang telah menyerahkan aset tersebut.

“Karena itu, tanggal 29 - 30 Juni nanti, Satpol PP Kota sudah harus segera menempati kantor tersebut,” kembali tegas Wali Kota.

Berkaitan dengan itu juga, Silas Youwe selaku Kepala Suku Youwe, atas nama Ondoafi suku tersebut serta masyarakat Kampung Kayu Pulo dari suku yang sama pada prinsipnya mendukung program Pemkot Jayapura.

Dia menilai apa yang dilakukan oleh Mama Yosina Youwe, itu sudah jelas-jelas melanggar aturan, baik secara tatanan adat maupun dalam Pemerintahan karena menyerobot masuk ke aset Pemerintah.

“Karena itu, atas nama Ondoafi dan kepala suku, semuanya sepakat dengan Pemerintah kota untuk mendukung seluruh program pembangunan di atas tanah ini dan kami minta Pak Walikota untuk segera menyurati Kapolres agar tempat tersebut segera dikosongkan,” imbuh Silas.

Apalagi, lanjut dia, tindakan yang dilakukan Mama Yosina tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas Pemerintahan di Kota Jayapura.

“Untuk itu, kembali kami tegaskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, Mama Yosina Youwe harus keluar dari Kantor Satpol PP tersebut,” tegas Silas.

Ia juga mempertanyakan rapat yang dilakukan di para-para adat, karena tidak mengikutsertakan kepala suku dan Ondoafi suku Youwe.

“Dan apa yang dilakukan Mama Yosina tanpa koordinasi dengan adat,” cetus Silas.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: