56 Mahasiswa Papua Rebutan 20 Jatah Kuliah di Luar Negeri

Sebanyak 56 mahasiswa utusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengikuti seleksi beasiswa Indonesia Timur di Jakarta, memperebutkan 20 jatah kursi kuliah di perguruan tinggi (PT) terbaik di luar negeri.
Share it:
Zakharias Giay
Jayapura, Dharapos.com
Sebanyak 56 mahasiswa utusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengikuti seleksi beasiswa Indonesia Timur di Jakarta, memperebutkan 20 jatah kursi kuliah di perguruan tinggi (PT) terbaik di luar negeri.

20 jatah kursi tersebut disiapkan pada jenjang program Magister (S2) dan Doktoral (S3) di PT terbaik di negara Amerika Serikat, Jepang dan Korsel.

“Jadi dari 56 mahasiswa ini akan diseleksi lagi menjadi 20 mahasiswa, untuk mewakili Pemprov Papua melanjutkan kuliah di luar negeri,” demikian dijelaskan  Kepala Badan Pengembangan SDM Papua Zakharis Giay, usai pembukaan Diklat Kepemimpinan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten se-Papua di  Aula Balai  Diklat  Pengembangan SDM Pemprov Papua di Cigombong, Kota Jayapura, Senin (12/6).

Diakui Giyai, pihaknya sudah sampaikan seluruh datanya ke pusat sehingga tinggal menunggu siapa yang dinyatakan lulus secara administrasi.

“Selanjutnya nanti ada yang tahap berikut yaitu wawancara,” lanjutnya.

Dirincikan,  ke-56  mahasiswa tersebut terdiri dari PNS,  karyawan, guru, dosen dan lain-lain ini merupakan hasil seleksi yang diselenggarakan LPDP Kementerian Keuangan  RI  dan Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Papua.

Dan untuk  beasiswa  Indonesia Timur, Pemprov Papua mendapat jatah atau kuota sebanyak 20   mahasiswa.

Perlu diketahui, program beasiswa  Indonesia  Timur sebagai penyebarluasan informasi secara resmi, yang diberikan oleh Presiden, kepada penduduk asli di daerah Indonesia Timur.

Program  beasiswa affirmasi ini dialokasikan untuk jenjang program Magister dan Doktoral di PT terbaik di  Amerika Serikat,  Jepang dan Korsel, yang khusus diberikan kepada penduduk asli dari Provinsi Maluku, Maluku Utara,  NTT, Papua dan Papua Barat.

Beasiswa ini bertujuan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendorong kemajuan perekonomian dan kemaritiman di Provinsi-provinsi sasaran.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Pendidikan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga