Bantuan 2 Ambulans Bagi Masyarakat Vanimo Wujud Kekeluargaan RI - PNG

Hubungan diplomatik antara Pemerintah Republik Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) hingga saat ini terjalin dengan baik.
Share it:
Penandatanganan berita acara penyerahan bantuan oleh Wakil Konsulat RI dan Deputi Gubernur PNG 
Jayapura, Dharapos.com 
Hubungan diplomatik antara Pemerintah Republik Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) hingga saat ini terjalin dengan baik.

Terbukti, Selasa (13/6) lalu, Konsulat Jenderal RI yang berkedudukan di Provinsi Vanimo, PNG berkesempatan menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Vanimo sebagai bentuk solidaritas dan kekeluargaan antara RI  PNG.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG, Yonif Para Raider 432/WSJ, Letkol. Inf. Ahmad Daud kepada Beritapapua.Dharapos.com di Jayapura, pekan kemarin.

Ahmad bercerita bahwa beberapa hari kemarin, Satgas Pamtas Yonif Para Raider 432/WSJ yang dipimpinnya itu diundang untuk ikut serta menyaksikan penyerahan bantuan sosial berupa 2 buah mobil ambulans dari  Konsulat RI kepada pemerintah PNG.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan penghargaan kepada kami sebagai Satgas Pamtas RI-PNG yang berada di Skouw ini, kami dengan senang hati meluangkan waktu untuk bisa menghadiri acara tersebut,” lanjutnya.

Penyerahan 2 unit mobil ambulans oleh Wakil Konsulat RI kepada Deputi Gubernur PNG
Menurut Ahmad, penyerahan bantuan sosial tersebut sebagai simbol tali persaudaraan serta persahabatan yang kuat diantara kedua Negara, dimana Pemerintah RI sangat peduli dan mau solider dengan masyarakat PNG.

Acara penyerahan dua unit ambulans tersebut diserahkan oleh Elmar Lubis, Wakil Konsulat RI secara langsung kepada Deputi Gubernur PNG, John Noss dan disaksikan oleh sejumlah undangan yang hadir, baik dari pihak PNG maupun perwakilan pemerintah RI.

Setibanya di sana, rombongan disambut dengan sebuah tarian tradisional dari kampung Wutung, yaitu sebuah kampung yang berbatasan langsung dengan negara RI.

Tarian tersebut membuat suasana kekeluargaan menjadi akrab tentunya.

Setelah tarian penyambutan selesai ditampilkan, berlanjut dengan sambutan dari Deputi Gubernur PNG, John Noss yang menyampaikan selamat datang dan rasa terima kasih atas bantuan dari Pemerintah RI.

Dikisahkan pula bahwa realitas kehidupan masyarakat PNG yang berada di daerah perbatasan dengan RI terkesan tertinggal.

Foto bersama
Hal tersebut terlihat dari semakin tingginya aktivitas para pelintas batas dari PNG yang memasuki wilayah RI untuk membelanjakan kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini akhirnya mendorong semakin meningkatnya aktivitas pengawasan dari Satgas Pamtas Yonif Para Raider 432/WSJ.

Ahmad menyampaikan pula bahwa program bantuan pemerintah RI melalui konsulat di Vanimo tersebut sebagaimana informasi yang diperoleh, merupakan salah satu program yang sudah direncanakan cukup panjang.

Dimana program tersebut merupakan bagian dari bentuk ekspresi solidaritas Indonesia kepada masyarakat PNG khususnya untuk masyarakat di Vanimo dan sekitarnya.

Dua ambulans yang diserahkan itu sesuai rencana, akan dipergunakan di Rumah Sakit General Hospital Vanimo dan juga dua klinik yang sedang dibangun.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga