BPJS Kesehatan Biak Numfor Tawarkan Program Mudik Nyaman

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H Tahun 2017, BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor menawarkan program mudik bagi para pesertanya.
Share it:
BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor menawarkan program mudik nyaman bagi para pesertanya
Biak, Dharapos.com
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H Tahun 2017, BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor menawarkan program mudik nyaman bagi para pesertanya.

Program tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam hal memperoleh pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, dr. Ardy Andriatno menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya.

Dimana, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik Lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih sederhana.

“Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik kami himbau untuk selalu membawa kartu JKN-KIS seperti Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, kartu Askes, kartu Jakarta Sehat,/KJS dan Kartu Jamkesmas,” imbuhnya saat menggelar jumpa pers bertempat di ruang petemuan BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor serta turut dihadiri seluruh staf dan insan pers setempat.

Ditegaskan, peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat diluar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, dr. Ardy Andriatno saat memberikan keterangan pers
Penegasan ini sekaligus mengulangi pernyataan Direktur Pelayanan, Maya Amiarny Rusady yang disampaikan pada konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan di Media Center BPJS Kesehatan kantor Pusat Jakarta.

Menurut Maya, kebijakan penyederhanaan prodsedur pelayanan kesehatan berlaku sejak 19 Juni 2017 sampai dengan 2 Juli 2017.

Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke kantor BPJS Kesehatan setempat mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan, BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik di 8 (delapan) titik padat pemudik, yaitu Terminal Pulo gadung, Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tritonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Soekarno Hatta makkasar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten.

Posko Mudik BPJS Kesehatan yang digelar pada tanggal 21-24 Juni 2017 tersebut menyediakan Pelayanan Kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, sehingga sosialisasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.

Terkait 8 posko yang telah ditetapkan sebagai titik pelayanan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, untuk wilayah Papua dan Papua Barat terdapat 2 titik yang rencananya ditetapkan sebagai posko pelayanan yaitu di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dan Pelabuhan Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

(Hend)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga