Di Kota Jayapura, Bocah 6 Tahun Dicabuli Sopir Angkot

Di Kota Jayapura, Bocah 6 Tahun Dicabuli Sopir Angkot
Share it:
Pelaku pencabulan, FHI yang telah ditahan dan saat ini sementara menjalani pemeriksaan
Jayapura, Dharapos.com 
Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Jayapura.

Kali ini, bocah malang sebut Mawar (nama samaran) jadi korban aksi bejat yang dilakukan oleh oknum sopir angkot berinisial FHI.

Aksi tersebut, bermula saat Mawar bertandang ke kamar kos FHI, Minggu (11/6) sekitar pukul  17.00 WIT.

Karena tak bisa menahan nafsu berahinya, FHI akhirnya mencabuli Mawar di kamar kosnya tersebut yang berada di Kompleks Aryoko Kloofkamp, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara,

Kasus tersebut saat ini sedang disidik oleh unit PPA ( Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Jayapura Kota dan terduga FHI (25) kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Agus Kuswanto, SH ketika dikonfirmasi melalui Humas Polres Jayapura Kota membenarkan adanya kasus tersebut.

“Kasus tersebut terjadi karena Bunga sering main ke rumah itu karena teman mainnya adalah anaknya FHI,” urainya.

Namun entah apa yang merasuki FHI yang dalam pengakuanya bahwa saat itu sedang tidur dalam kamar lalu Bunga masuk kamar membangunkannya untuk narik angkot dan seketika itu pula Bunga pun dicabuli secara paksa di kamarnya.

"Pada saat peristiwa tersebut terjadi berlangsung tenang-tenang saja karena Bunga dalam tekanan,” lanjut Kuswanto.

Dan setelah itu, Bunga pun pulang ke rumahnya dan saat hendak makan posisi duduknya tidak seperti biasanya lalu di tegur sang Bunda

"Kakak kenapa gitu makanya duduknya biasa saja," tegur ibunya yang ditirukan kembali.

Seketika itu juga Bunga langsung memeluk sang Bunda sembari mengatakan rasa sakit pada kemaluannya atas perbuatan bejat sang sopir angkot nakal.

Mendengar hal itu, sang Bunda pun langsung memeriksa keadaan Bunga ternyata paha Bunga memar dan anunya bengkak sehingga sang Bunda membawa Bunga untuk mendapatkan perawatan di RS Marthen Indey.

“Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polres Jayapura Kota guna proses lebih lanjut," tukasnya.

Saat ini sang sopir angkot telah meringkuk dalam sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.

(Har)

Pantas vor Ambon 1
Share it:

Hukum dan Kriminal

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga