Dinilai Berhasil, DPP Golkar Restui LUKMEN di Pilgub Papua 2018

Duet Lukas Enembe, S.IP, MH – Klemen Tinal, SE, MM (LUKMEN) selama 4 tahun kepemimpinannya telah berhasil membawa perubahan besar di Tanah Papua.
Share it:
Lukas Enembe, S.IP, MM (kedua dari kiri) berpose bersama usai mengambil formulir pendaftaran balon
Jayapura, Dharapos.com
Duet Lukas Enembe, S.IP, MH – Klemen Tinal, SE, MM (LUKMEN) selama 4 tahun kepemimpinannya telah berhasil membawa perubahan besar di Tanah Papua.

Keduanya mampu membawa keluar provinsi di ujung timur Indonesia dari sejumlah persoalan mendasar meski diperhadapkan pada berbagai kesulitan dan kendala.

Bahkan sudah sejak awal, sejumlah partai lain diketahui telah membangun koalisi dengan Partai  Demokrat, seperti PAN, PKPI, Nasdem, PKB dan Partai  Hanura.

Terhadap itu semua, Ketua Umum DPP Partai Golkar Drs. Setya Novanto, Ak menegaskan bahwa partai politik yang dipimpinnya merestui kedua putra asal Pegunungan Tengah Papua ini untuk melanjutkan kepemimpinan jilid II sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023.

“Pesan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, agar Pak Lukas tetap berpasangan dengan kader Golkar Pak Klemen untuk lanjutkan kepemimpinan lima tahun ke depan,” kata Ketua Tim Seleksi 
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati  dan Wakil Bupati DPD I Partai Golkar Papua,  Sefnat Masnifit, SH, MH didampingi  Ketua Harian DPD Partai Golkar Papua Paskalis Kosay,  ketika menyerahkan formulir pendaftaran calon Gubernur Papua kepada Lukas Enembe di  Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Papua, Kota Jayapura, Jumat (9/6).

Turut  hadir pada saat pengambilan formulir pendaftaran, antara lain, Ketua Fraksi Demokrat DPRP Papua Jus Jefri Kaunang, Wakil Ketua I Demisioner DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Carolus Bolly, SE, M.Si dan Pengurus DPD Partai Demokrat Papua.

Keputusan untuk menyandingkan LUKMEN pada  Pilgub Papua 2018, karena Klemen Tinal adalah kader senior DPD Partai Golkar Papua.

“Pak Lukas Enembe kita terima dan selanjutnya akan mengisi persyaratan khusus tentang komitmen-komitmen dengan Golkar,” ujar Sefnat.

Walaupun Golkar mendukung  LUKMEN, pihaknya  tetap melakukan penjaringan sesuai  dengan Juklak  Partai Golkar Nomor 6 tahun 2016. 

“Kami akan verifikasi  persyaratan dan lain-lain, lalu dirumuskan atau ditetapkan calon, kemudian dibawa ke DPP untuk memutuskan siapa calon tetap,” jelasnya.

Sefnat menambahkan, Lukas Enembe calon Gubernur Papua ketiga yang mengambil formulir di Partai Golkar, sebelumnya Pdt. Albert Yoku dan Lenis Kogoya.

Sementara itu, Lukas Enembe mengungkapkan, pihaknya minta dukungan koalisi dari  Golkar untuk maju kembali  pada Pilgub Papua 2018 mendatang.

“Jika partai Golkar menginginkan Klemen Tinal untuk tetap berpasangan  dengan saya,  maka kita akan melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya,”  ujarnya.

Menurut Lukas, walaupun Partai Demokrat dengan 16 kursi memenuhi syarat untuk mencalonkan,  tapi harus membuka peluang bagi partai lain.

“Saya sudah daftar di PDIP, PKS dan Golkar, kita perlu berkoalisi dengan partai politik lainnya, kita tak bisa memandang dengan kita tidak cukup atau ini satu kursi, ini satu kursi, kita anggap semua sama,” kata dia.

Lukas sebelumnya telah  mengambil formulir pendaftaran di Kantor Sekretariat DPW PKS Papua di Jalan Bucen, Entrop, Kota Jayapura, Jumat (9/6). 

(Piet)

Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

1 comments:

Olahraga