Dishub Kota Awali Penertiban Mobil Rongsokan di 2 Distrik

Sejumlah bahu jalan di wilayah Kota Jayapura diketahui selama ini dijadikan oleh warga khususnya pemilik mobil rongsokan menjadi lahan parkir aset-aset tersebut.
Share it:
Salah satu mobil rongsokan yang telah diangkut ke lokasi penampungan di depan Pos Kampung Buton
Jayapura, Dharapos.com 
Sejumlah bahu jalan di wilayah Kota Jayapura diketahui selama ini dijadikan oleh warga khususnya pemilik mobil rongsokan menjadi lahan parkir aset-aset tersebut.

Karena sehari-harinya mengganggu arus lalu lintas, akhirnya mobil-mobil rongsokkan tersebut telah diderek oleh Dinas Perhubungan Kota Jayapura sesuai arahan Wali Kota untuk ditampung di satu lokasi tepat di depan pos Kampung Buton.

Kabid Pengendalian Operasional Dishub Kota Jayapura, Justin Sitorus, SH, MM kepada Beritapapua.Dharapos.com, di kantor Wali Kota, Kamis (22/6) mengakui pihaknya sudah melakukan penderekan mobil-mobil rongsokan yang parkir di badan serta bahu-bahu jalan.

“Dinas Perhubungan bekerja sama dengan pihak Lantas Polres Jayapura Kota bersama Satuan Polisi Pamong Praja telah melakukan penderekan mobil-mobil rongsokan yang berada di beberapa titik bahu jalan seperti di wilayah Distrik Jayapura Utara dan Selatan,” terangnya.

Titik-titik lokasi kendaraan yang diderek diantaranya kawasan Paldam sebanyak 2 unit kendaraan.

Kemudian, di depan Polsek Jayapura Selatan, 4 kendaraan dan di Hamadi sebanyak 2 kendaraan.

“Semua mobil rongsokan tersebut telah ditumpuk di lokasi kosong milik PT. Bintang Mas yang berada di depan Polsek Kampung Buton Skyline,” beber Sitorus.

Sementara itu, untuk wilayah Distrik Abepura nantinya akan kembali dilakukan koordinasi dengan pihak Polres maupun Satpol PP guna memutuskan kapan upaya tersebut dilakukan terhadap mobil-mobil rongsokan dimaksud.

Diakuinya, saat proses penderekan oleh Dishub, berlangsung lancar dan tidak terjadi masalah dengan warga masyarakat khusus pemilik kendaraan.

Pasalnya, sebelum dilakukan penderekan pihaknya telah melakukan negosiasi secara baik dengan para pemilik kendaraan.

Dijelaskan pula, Dishub akan berkoordinasi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mobil-mobil yang dianggap tidak layak bahkan sudah rusak bisa langsung membawanya ke tempat penampungan.

“Namun Dishub juga tetap bersedia untuk membantu masyarakat jika membutuh bantuan untuk melakukan penderekan,” sambung Sitorus.

Lebih lanjut Sitorus mengungkapkan pula bahwa kebijakan yang dilakukan pihaknya sesuai dengan aturan yang berlaku seperti Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 20 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan.

Kemudian dengan turunannya yaitu Peraturan Walikota Nomor 3 yang mengatur tentang jam operasi angkutan dan alat berat berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya.

“Sehingga langkah yang diambil Pemerintah Kota Jayapura ini bukan seenaknya tetapi jelas berdasarkan UU yang ada dan aturan yang berlaku,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: