Dukung Pendidikan, SPS Petra di Padaido Kembali Luluskan Siswanya

Pendidikan sangat penting bagi setiap insan manusia dewasa ini, yang di mulai dari jenjang yang paling rendah yaitu play grup atau yang disebut Sekolah Paud Sejenis (SPS).
Share it:
Foto bersama usai acara pelepasan 5 siswa SPS Petra Kampung Mnupisen-Yeri, Pulau Padaido, Biak Numfor
Biak, Dharapos.com
Pendidikan sangat penting bagi setiap insan manusia dewasa ini, yang di mulai dari jenjang yang paling rendah yaitu play grup atau yang disebut Sekolah Paud Sejenis (SPS).

Dan kemudian bertahap ke jenjang PAUD,  TK, SD, SMP, SMA hingga ke perguruan tinggi.
Semua itu harus dilalui sebab memang haruslah demikian jika seseorang ingin mencapai pendidikan yang teratur dan berkualitas.

Tak ketinggalan, Sekolah PAUD Sejenis (SPS) Petra yang berlokasi di Kampung Mnupisen-Yeri, Kepulauan Padaido kembali meluluskan 5 orang siswa untuk berkesempatan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Tentunya kelulusan ini membawa kepuasan bagi para orang tua maupun anak didik mereka yang berhasil menyelesaikan atau menamatkan pendidikan formalnya.

Kegembiraan dan rasa bangga terlihat menghiasi wajah ke 5 bocah mungil yang masih polos, senyum, tertawa, dan penuh keriangan. Meski mereka cuma anak lima tahunan yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di play group (satuan Paud sejenis).

Mengapa bangga? Karena tempat mereka bersekolah bukanlah di sebuah kota besar atau metropolitan atau di Kota Biak yang merupakan ibukota kabupaten, tetapi di sebuah pulau yang terpencil atau boleh disebut masih terisolir.

Pasalnya, penerangan yang diandalkan di pulau tersebut masih berkekuatan tenaga matahari namun itu pun terhitung jarang.

Alex Rumbewas
Bahkan suasana malam di pulau tersebut lebih banyak dihiasi lampu petromaks, pelita serta obor itulah Pulau Padaido.

Demikianlah keadaan pulau yang terletak di ujung timur Pulau Biak bersama pulau-pulau lainnya, atau yang dikenal dengan kawasan Kepulauan Padaido.

Pulau tersebut terbagi atas tiga kampung, masing-masing Mnupisen pada bagian selatan, Yeri pada bagian utara dan Sasari pada bagian barat.

Meski terisolir dan untuk menjangkaunya memakan waktu lebih kurang 3 jam menggunakan perahu johnson atau motor tempel, tetapi antusias anak-anak untuk bersekolah sangatlah tinggi walaupun terbatas dan tidak seperti sekolah-sekolah di kota kabupaten.

Pengelola SPS Petra, Alex Rumbewas, AmPd kepada Beritapapua.Dharapos.com menjelaskan, acara pelepasan siswa ini adalah untuk yang ke 3 kalinya.

“Dan untuk tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 20 Juni kemarin dengan  menamatkan 5 orang anak,” jelasnya.

Menurut Rumbewas, anak-anak tersebut harus diberi kebebasan untuk mendapat pendidikan yang layak bahkan harus didorong untuk melanjutkan  ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

“Karena ini merupakan kelanjutan masa depan bagi anak-anak ini sendiri,” urainya.

Diakui Rumbewas, dirinya melakukan kegiatan bimbingan belajar ini adalah agar anak-anak tahu membaca dan menulis walaupun tempat mereka hanya di pulau terpencil tetapi mereka harus pintar dan  mampu layaknya anak-anak di kota kabupaten.

Lebih lanjut, jelas dia, Pemerintah Daerah Biak Numfor melalui Dinas Pendidikan setempat juga memberikan bantuan yang rutin diterima pihaknya, seperti biaya operasional yang diterima sekali dalam setahun.

Juga biaya rintisan yang diterima di 2017 dan dipergunakan untuk membenahi gedung sekolah serta pengadaan alat permainan bagi anak-anak didik.

Ditambahkan, bangunan SPS Petra, terdiri dari 1 ruang belajar yang telah diresmikan oleh Kadis Pendidikan Biak Numfor pada 2015 lalu.

Rumbewas pun mengharapkan agar para orang tua terus bekerja sama dengan guru guna mendorong anak-anak dalam hal pendidikan.

“Sehingga anak-anak ini percaya diri dan mempunyai semangat kuat untuk tetap bersekolah walaupun lokasi mereka di pulau yang jauh dari kota kabupaten,” tukasnya.

(Hend)

Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga