HLH Sedunia 2017, Alam Membutuhkan Perlindungan yang Siginifikan

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia pada 5 Juni 2017, Pemerintah Kota Jayapura menggelar apel gabungan seluruh ASN lingkup setempat, bertempat di lapangan upacara kantor Wali Kota, Selasa (6/6).
Share it:
Wali Kota DR Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia pada 5 Juni 2017, Pemerintah Kota Jayapura menggelar apel gabungan seluruh ASN lingkup setempat, bertempat di lapangan upacara kantor Wali Kota, Selasa (6/6).

Tema utama yang diusung pada momen HLH sedunia 2017 “Connecting People to Nature ”.

“Tema yang menyatu dengan alam,” demikian sambutan Menteri LH,  DR. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc pada yang dibacakan Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM peringatan tersebut.

Dikatakan, alam dan lingkungannya membutuhkan perlindungan yang sangat signifikan karena  memiliki arti yang sangat besar sebagai salah satu penentu perjalanan hidup manusia.

Karena fungsi-fungsi alam yang bekerja juga diperuntukkan bagi manusia, atau sekaligus manusia menjadi bagian dalam landscape ecology alam tersebut.

“Fungsi regulasi terkait kapasitas ekosistem alam untuk mengatur proses ekologis yang esensial untuk menjunjung sistem kehidupan dan sebaliknya juga mempertahankan kesehatan lingkungan dengan menyediakan udara bersih, air dan tanah,” lanjutnya.

Selain itu fungsi pembawa atau carrier dari alam yang menyediakan ruang dan bahan atau medium sesuai fungsi aktivitas manusia seperti kebiasaannya dalam berekreasi dan bercocok tanam.

Berikut juga fungsi produksi  alam yang menyediakan berbagai sumber daya mulai dari pangan, bahan mentah untuk industri, energi sampai kepada material genetik, serta fungsi informasi dimana alam memberi kontribusi kepada manusia untuk kesehatan mental dengan menyediakan kesempatan untuk refleksi, pencerahan spiritual, membangun kognitif dan pengalaman estetika.
ASN lingkup Pemerintah Kota Jayapura

“Keselarasan antara manusia dengan alam demi kelangsungan hidup penghuni bumi dan keindahan alam serta memperlakukan alam secara proporsional, tidak promotif dengan tujuan hanya mengeruk keuntungan,tetapi harus dalam perspektif perlindungan lingkungan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri juga menegaskan tentang upaya perlindungan lingkungan.

“Kita bukan hanya mengelola dalam arti eksploitasi alam, tetapi harus proporsional dan harus lebih modern, dengan konsep keberlanjutan dan berwawasan lingkungan sebagaimana ditegaskan dalam UUD 1945 Pasal 33. Dan haruslah kita ingat bahwa persoalan lingkungan dan sumber daya alam kita di Indonesia sekarang ini sudah lebih advance,” tegasnya.

Tema menyatu dengan alam mengingatkan semua pihak akan kewajiban memanfaatkan kekayaan alam karunia Tuhan Yang Maha Esa, dengan sebaik-baiknya melalui berbagai upaya dilakukan seperti menjaga siklus air, mengendalikan pencemaran udara, pemanfaatan panas bumi, serta menikmati keindahan alam untuk obyek wisata.

“Rusaknya ekosistem hutan atau berkurangnya pepohonan akan mengubah siklus yang terjadi dan berdampak kepada menurunnya jumlah ketersediaan air, baik di permukaan maupun di dalam tanah,” tukasnya.

Apel gabungan tersebut dihadiri seluruh Asisten, Staf Ahli, dan pimpinan OPD lingkup Pemkot Jayapura.

Sekaligus pada momen yang sama, Wali Kota memperkenalkan Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM yang akan mendampinginya hingga 5 tahun mendatang.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: