Inilah Alasan Stafsus Presiden RI Maju di Pilgub Papua 2018

Lenis Kogoya akhirnya memutuskan untuk maju bertarung di Pemilihan Gubernur Papua pada 2018 mendatang.
Share it:
Lenis Kogoya
Jayapura, Dharapos.com
Lenis Kogoya akhirnya memutuskan untuk maju bertarung di Pemilihan Gubernur Papua pada  2018 mendatang.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo punya alasan tersendiri kenapa dirinya memutuskan untuk maju bersaing  dengan sejumlah kandidat lainnya.

“Kenapa saya putuskan harus maju dalam Pilkada Gubernur Papua 2018?  Karena sejak awal perjalanan bersama Presiden Jokowi, saya menghadapi kesulitan yang luar biasa. Pemerintah Papua tidak mau berkomunikasi dengan saya,” beber Kogoya ketika dikonfirmasi di Hotel Fave Jayapura, Rabu (14/6).

Padahal, dirinya selaku perpanjangan tangan dari Presiden dan Presiden pun sudah memberikan tanggung jawab kepada nya untuk melihat Papua dan Papua Barat.

Kogoya pun mencontohkan, ketika arahan Presiden bahwa Pengusaha Asli Papua (PAP) harus diberikan pekerjaan.

“Menindak lanjuti arahan itu, saya langsung memanggil Pengusaha Asli Papua sebanyak 10 orang dari masing -masing kabupaten untuk  menjalankan arahan Bapak Presiden,”  urainya.

Sstelah mengumpulkan 10 PAP tadi, Kogoya kemudian bertemu dengan Gubernur Papua.

“Tetapi apa yang terjadi?  Gubernur Papua menolaknya sehingga kegiatan yang akan kami lakukan terasa ilegal atau tidak resmi,” sambungnya sembari menambahkan masih banyak kenyataan lain yang dialaminya ketika berhadapan dengan Pemerintah Provinsi Papua.

“Atas  fakta ini, saya merasa Pemerintah Provinsi Papua tidak pernah nyambung dengan Pemerintah pusat. Maka dari sinilah tergerak hati saya untuk maju pada Pilgub 2018,” tegasnya.
Kogoya mengaku yakin dirinya akan menang dalam Pilgub yang akan digelar pada 2018 mendatang.

“Saat ini saya sudah mendaftar di dua partai masing-masing Golkar dan PDIP,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga