Lawan Program Pemkot, Wali Kota Tegur Kepala SMA Katolik Kotaraja

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, sejak periode pertama dan berlanjut pada periode kedua, tetap bergiat dalam upaya melestarikan lingkungan.
Share it:
Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota, Sekda Kota dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jayapura saat
menggelar pertemuan bersama seluruh Kepala SD, SMP, SMA dan SMK se Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, sejak periode pertama dan berlanjut pada periode kedua, tetap bergiat dalam upaya melestarikan lingkungan.

Salah satunya, melalui program menghijaukan kota dan hutan yakni melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon baik di hutan maupun di sepanjang jalan Kota Jayapura.

Meski dalam upaya memelihara pohon itu juga, tentu membutuhkan waktu yang lama barulah mendapatkan rindangan pohon yang sejuk.

Namun sayangnya di tengah maraknya Pemkot terus berupaya bersama masyarakat menghijaukan hutan dan kota, pihak SMA Katolik Kotaraja malah dengan seenaknya menebang habis pohon yang berada di depan sekolah yang telah ditanam sejak 5 tahun lalu, hanya dengan alasan akan membangun pagar sekolah.

Menyikapi itu, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini langsung menegur keras sang kepala sekolah dan memerintahkan untuk kembali menanam pohon yang telah ditebang.

“Pohon-pohon itu juga merupakan tempat berteduh bagi anak-anak sekolah saat pulang dan masuk sekolah,” tegasnya saat pertemuan dengan ratusan Kepala SD, SMP, SMA dan SMK se - Kota Jayapura.

Perlu diketahui, bahwa apa yang dilakukan oleh sang kepsek telah bertolak belakang dengan program Pemkot.

Pasalnya, hanya gara-gara ingin membangun pagar saja sehingga pohon yang rindang yang bisa digunakan untuk tempat berlindung anak-anak di tebang habis.

Tak setuju dengan ulang sang Kepsek, Wali Kota langsung memerintahkan SMA Katolik Kotaraja untuk kembali menanam pohon yang telah ditebang.

Ulah dari Kepala SMA Katolik Kotaraja tersebut juga turut menjadi sorotan masyarakat yang melintas di depan sekolah hingga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Wali Kota via SMS.

Atas kejadian tersebut, Wali Kota kembali mengingatkan para kepsek dan dewan guru untuk membantu Pemkot dalam menata kebersihan di  lingkungan sekolah.

“Walaupun sekolah tersembunyi dan tertutup oleh karena rindangnya pepohonan, namun itu menjadikan sekolah tersebut berkualitas sehingga mengangkat dan memopulerkan nama sekolah hingga ke seluruh Indonesia,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga