Legislator Papua Ingatkan Balon Gubernur Bersaing Secara Sehat

Jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada 2018 mendatang, tensi politik semakin meningkat.
Share it:
Sekretaris Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyao
Jayapura, Dharapos.com
Jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada 2018 mendatang, tensi politik semakin meningkat.

Meski demikian, Sekretaris Komisi I DPR Provinsi Papua, Mathea Mamoyau berpesan kepada para bakal calon (balon) yang akan maju di Pilgub Papua nanti untuk tetap bersikap profesional.

“Bersainglah secara sehat dan jangan saling menjatuhkan,” imbuhnya.

Ia juga mengharapkan para balon Gubernur untuk dapat memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat agar mereka bisa melihat dan memilih siapa sebenarnya yang menjadi figur yang layak memimpin Tanah Papua.

Lebih lanjut, Legislator asal Dapil Mimika ini juga meminta kepada partai politik untuk membuka kesempatan mendaftar yang seluas-luasnya bagi figur-figur potensial sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dan biarlah masyarakat yang memilih siapa figur yang menurut mereka itu baik dan menjadi Bapak untuk masyarakat itu sendiri,” lanjutnya.

Khusus kepada kader-kader Politik, Mathea juga mengingatkan untuk tidak asalan melakukan manuver.

“Jangan kita main klaim satu kandidat  tapi mari kita lihat bersama dan juga jangan mendiskreditkan masyarakat untuk memilih karena semua itu kembali kepada masyarakat sendiri yang memilih sesuai hati nuraninya,” imbuhnya.

Mathea menegaskan bahwa siapa pun kandidat yang diputuskan partai tetap masyarakat yang akan menilai dan karena masyarakat memilih orang yang mereka suka dan biasanya berdampak pada terjadinya konflik.

Karena menurutnya, berdasarkan pengamatan dari beberapa pengalaman bahwa begitu tidak terpilihnya atau tidak terakomodirnya pemimpin mereka, langsung berdampak pada konflik.

Olehnya itu, Mathea berharap dalam Pilgub mendatang semua pihak bisa memposisikan dirinya pada porsinya masing-masing.

“Mari kita sebagai seorang politikus yang mengerti agar mengajarkan kepada masyarakat untuk melihat hal ini secara baik dan benar. Dan jangan sampai di rekayasa, karena perjalanan hukumnya akan panjang sehingga menghasilkan pemimpin yang tidak jelas,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga