Pemkot Berupaya Bangun Rumah Singgah bagi Korban KDRT

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial setempat akan terus berupaya untuk membangun rumah aman bagi anak-anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Share it:
Kepala Dinsos Kota Jayapura, Irawadi
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial setempat akan terus berupaya untuk membangun rumah aman bagi anak-anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Meski sampai saat ini anggaran untuk pembangunan tersebut belum ada, namun kami akan berusaha untuk tetap menyiapkan anggarannya untuk pembangunan rumah singgah atau aman dimaksud,” ungkap Kepala Dinsos Kota Jayapura, Irawadi saat dikonfirmasi, Selasa (12/6).

Terkait dengan penyerapan anggaran dan rencana pembangunannya di tahun ini, ia mengaku masih menunggu pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana kota Jayapura.

Diakuinya pula, Dinas Sosial juga telah mengajukan permohonan ke pusat agar Pemerintah dalam hal ini Kementrian Sosial RI bisa membantu pembangunan tersebut.

“Pemerintah Kota Jayapura telah mengajukan permohonan ke Kementrian Sosial namun hingga saat ini belum juga terbalas,” akui Irawadi.

Di sisi lain, masalah lahan di Kota Jayapura juga sangat terbatas sehingga sampai saat ini belum tersedia lahan yang disiapkan untuk rencana pembangunan dimaksud.

Selain pembangunan rumah singgah, Irawadi juga mengatakan bahwa terkait program penanganan anak jalanan terus berjalan hingga memasuki bulan ke 6 tahun ini.

“Dalam hal ini, Dinas Sosial juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga stakeholder Kesejahteraan Sosial dan sudah dua kali berturut-turut kami melakukan pertemuan guna pembagian tugas penanganan.  Karena juga ada dari gereja-gereja dan tempat-tempat lembaga kesejahteraan anak yang telah ditunjuk dan disepakati untuk menangani anak-anak jalanan tersebut,” terangnya.

Menurut Irawadi, jika Dinas P3A-KB Kota Jayapura sudah menyiapkan itu, maka Dinas Sosial hanya tinggal memberikan suport.

Karena terkait dengan kekerasan terhadap anak, dirinya mengaku bahwa semua orang tidak menginginkan hal itu terjadi.

Untuk itu, dirinya berharap agar tindakan kekerasan terhadap anak sebagaimana yang telah terdaftar di Dinas P3A-KB sebanyak 25 kasus tidak perlu terjadi lagi di kota Jayapura

Pihaknya juga akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas P3A-KB Kota Jayapura terkait dengan pembangunan rumah singgah dimaksud.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga