Presiden Tegaskan Peran Media Penting dalam Membangun Negara

Presiden Joko Widodo menegaskan betapa pentingnya peran media dalam membangun sebuah negara, utamanya dalam menumbuhkan sikap optimisme pada masyarakat.
Share it:
Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan sambutan pada momen silaturahmi dan buka puasa
bersama jurnalis yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu sore (14/6) 
Jakarta, Dharapos.com
Presiden Joko Widodo menegaskan betapa pentingnya peran media dalam membangun sebuah negara, utamanya dalam menumbuhkan sikap optimisme pada masyarakat.

“Media ini sangat penting, pers ini sangat penting, terutama bagaimana menumbuhkan sebuah optimisme bagi bangsa ini," tegasnya saat momen silaturahmi dan buka puasa bersama jurnalis yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu sore (14/6) sebagaimana rilis yang diterima Dharapos.com.

Presiden juga mengingatkan peran media dalam membangun etos kerja dan produktivitas guna berkompetisi dengan negara lain.

"Karena  problem besar negara kita adalah justru di situ, etos kerja, membangun etos kerja dan membangun produktivitas," paparnya.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, dua hal tersebut dapat menjadikan masyarakat Indonesia memiliki pemikiran positif dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang makmur dan sejahtera.

"Kita harapkan output produk-produk yang keluar dari etos kerja yang tinggi dengan produktivitas yang tinggi betul-betul menjadikan negara ini sebuah negara besar, makmur, dan sejahtera," tandasnya.

Harapan tersebut diyakini Presiden melihat banyaknya sumber daya berkualitas yang ada di Tanah Air.

"Saya meyakini itu karena potensi yang ada, kekuatan juga SDM yang ada," tukasnya.

Presiden Joko Widodo kembali menghidupkan bulan Ramadhan dengan bersilaturahmi.

Rabu sore, (14/6), giliran para jurnalis yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan, yang mendapatkan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama Kepala Negara.

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, Presiden bersama-sama para jurnalis mendengarkan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Trainer Pemahaman Alquran dan Hadist Adipura dan dilanjutkan salat Magrib berjamaah di Istana Negara Jakarta.

Usai santap malam, Presiden Joko Widodo juga memberikan kuis yang berhadiah sepeda kepada para jurnalis yang hadir.

Beragam pertanyaan mulai dari Pancasila, nama ikan, nama provinsi dan ibukota, hingga peragaan pencak silat pun diajukan Presiden.

Namun, kali ini Presiden juga memberikan hadiah sepeda kepada jurnalis yang mengenakan kaos kaki bolong.

Sontak saja kejadian tersebut mengundang gelak tawa para jurnalis dan menjadikan acara tersebut lebih bersahabat.

Turut mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Johan Budi.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga