Sekda Pastikan Pemberlakuan Sanksi Disiplin Tak Tebang Pilih

Ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Jayapura kedapatan tak disiplin saat masuk kantor.
Share it:
Sekda Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat memberikan arahan
Jayapura, Dharapos.com 
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Jayapura kedapatan tak disiplin saat masuk kantor.

Hal tersebut terbukti saat apel pagi, ratusan ASN tak hadir, pada apel gabungan yang dipimpin Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, Selasa (6/6).

Saat itu, Wali Kota langsung memperingatkan ASN Pemkot untuk tidak lagi terlambat masuk kantor karena jika kedapatan masih ada yang terlambat maka akan dicatat.

Menindaklanjuti itu, Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM, selaku pembina ASN saat memberikan arahan kepada ratusan aparatur yang tidak mengikuti apel pagi saat dikumpulkan di Main Hall kantor Wali Kota, Selasa (6/6) memastikan bahwa pemberlakuan sanksi tak akan tebang pilih.

Ia mencontohkan, keterlambatan pertama , kedua dan ketiga akan masuk dalam kategori melanggar disiplin sehingga ASN tidak boleh berkeliaran pada saat jam kantor.

“Nanti juga akan dilakukan sidak oleh Satpol PP jika ada kedapatan ASN di luar kantor tanpa ada keterangan maka itu merupakan catatan bahwa ASN tersebut tidak disiplin dalam melaksanakan tugas pada jam kerja,” bebernya.

Sekda kembali menegaskan bahwa tidak akan ada tebang pilih dalam menetapkan aturan.

“Karena disiplin harus  dimulai dari pribadi dimana kita dapat melihat pribadi kita yaitu dari cara berpakaian pun harus sesuai dengan ketentuan,” cetusnya.

Ratusan ASN Pemkot Jayapura yang kedapatan tak disiplin saat masuk kantor
Hal tersebut  diperkuat dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pemkot Jayapura tentang disiplin berpakaian dinas.

Sekda juga menambahkan dari hasil pemeriksaan Wali Kota terhadap ASN pada apel gabungan tersebut, ternyata beberapa orang kedapatan  tidak berseragam lengkap.

Seperti ada yang tidak memiliki papan nama , demikian pula sepatu yang gunakan juga tidak sesuai aturan karena menggunakan sepatu yang bukan berwarna hitam.

Wali Kota, lanjut Sekda, juga berharap kepada ASN agar tidak mengenakan sepatu yang mahal harganya namun sepatu yang sesuai dengan aturan untuk ke kantor , yaitu  sepatu berwarna hitam

Kebijakan Wali Kota juga telah diprogramkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dimana untuk waktu- waktu tertentu dilakukan sidak .

Semua langkah tersebut, merupakan komitmen untuk penerapan PP Nomor 53 Tahun 2010  tentang penegakan disiplin ASN yang salah satunya adalah harus aktif masuk kantor.

Jika tak taat aturan, ASN bersangkutan dipanggil dan di berikan teguran secara tertulis.

“Namun jika ASN tersebut tidak masuk mendekati 46 hari maka diberikan teguran ringan dan jika 46 hari komulatif jumlah ASN tersebut dikenakan hukuman berat yaitu pemberhentian sebagai aparatur sipil negara,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga