Semrawut di Sejumlah Kawasan, Wali Kota Terjun Langsung Lakukan Penertiban

Melihat situasi Kota Jayapura yang semrawut membuat Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengambil sikap tegas untuk turun melakukan penertiban yang dimulai dari batas kota hingga ke wilayah Entrop.
Share it:
Wali Kota saat melakukan penertiban terhadap penjual bensin eceran yang menghalangi trotoar
Jayapura, Dharapos.com
Melihat situasi Kota Jayapura yang semrawut membuat Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengambil sikap tegas untuk turun melakukan penertiban yang dimulai dari batas kota hingga ke wilayah Entrop.


Pantauan Dharapos.com, Wali Kota bersama wakilnya Ir. H. Rustan Saru, MM turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus langsung melakukan penertiban, Jumat (16/6).

Dimulai sekitaran jalan poros Waena dan Abepura, warga telah menggunakan atas trotoar sebagai tempat jualan bahkan lampu jalan tidak berfungsi juga di sekitaran Abepura ditambah parkiran mobil yang semrawut.

Wali Kota menegaskan peran dari Satuan Polisi Pamong Praja selaku penegak peraturan daerah yang membekap dinas-dinas terkait harus dilakukan secara kontinu.

“Caranya dengan mengontrol semua sudut kota mulai dari batas kota sampai ke Angkasa, mulai dari pagi siang, sore dan malam untuk menertibkan bangunan-bangunan liar di sepanjang jalan atau sepanjang trotoar maupun di atas bahu jalan,” jelasnya usai dikonfirmasi, Jumat (16/6) seusai melakukan pantauan.

Wali Kota saat melakukan penertiban mobil yang parkir sembarangan di perempatan Polsek Abepura
Ditegaskan, tidak boleh ada bangunan yang mengganggu di atas trotoar serta drainase, dan untuk bangunan-bangunan yang berada di tempat-tempat tersebut segera dibersihkan.

Wali Kota yang akrab disapa BTM ini juga menyoroti lokasi kosong yang berada di depan pos Kampung Buton.

“Nantinya areal itu akan dibersihkan dan dirapikan sehingga semua mobil rongsokan yang berada di bahu-bahu Jalan akan diangkut dan ditampung di tempat tersebut seperti di Polsek Jayapura Selatan di depan toko akan diangkut dan disimpan di lokasi tersebut,” sorotnya.

Selain penerbitan di Waena dan Abepura, salah satu bangunan putih yang berada di pusat Kota Jayapura juga bakal menjadi sasaran penertiban nantinya.

Hari ini (kemarin, red) juga langsung dipasang pengumuman batas waktu selama dua minggu bagi pemilik bangunan tersebut.

“Pemilik bangunan tersebut diharuskan segera menghadap Wali Kota paling lambat  tanggal 21 Juni
tetapi jika tidak Pemerintah kota Jayapura akan mengambil sikap untuk meruntuhkan bangunan tersebut,” kembali tegasnya.

Wali Kota saat menegur pimpinan Saga Abe untuk segera mengecat pagar di depan lokasi usahanya
Demikian pula, dengan Pasar Entrop akan segera diaktifkan sehingga semua bangunan yang dipakai berjualan di depan jalan maupun bangunan-bangunan yang berada di lokasi terminal semuanya akan dibongkar Pemkot.

“Tetapi mendahului itu Pemerintah kota akan menyurati para pemilik kios yang berada di depan jalan tersebut,” sambungnya.

Langkah ini dilakukannya agar tidak terkesan lokasi tersebut kumuh sehingga akan diatur baik dengan pemilik kios dan los.

Begitu pula dengan sejumlah persoalan lainnya seperti kebersihan di lingkungan mall-mall, bantaran sungai atau kali hingga kepada wilayah yang diperbolehkan mendirikan bangunan maupun dilarang.

“Intinya kita semuanya ingin yang rapi dan tertib sehingga masyarakat juga merasa nyaman,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga