2017, Jalan Masuk Pasar Youtefa Baru Harus Rampung

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan jajarannya bahwa seluruh program Pemerintah kota harus dituntaskan pada 2017 ini.
Share it:
DR. Benhur Tomi Mano, MM
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan jajarannya bahwa seluruh program Pemerintah kota harus dituntaskan pada 2017 ini.

Salah satunya, pembangunan Pasar Youtefa baru yang berlokasi di belakang kantor Majelis Rakyat Papua, kawasan Kotaraja, Kota Jayapura.

“Saat ini pasar Mama Papua dan pasar penjualan daging semuanya sudah rampung hanya tinggal melakukan pengerasan dan pengaspalan jalan sehingga secepatnya akan digunakan,” imbuhnya pada pelaksanaan Monitoring Meja dan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan II, bertempat di gedung Sian Soor, kantor Wali Kota setempat, Selasa (11/7).

Untuk itu, Dinas Perindagkop dan Bappeda diminta untuk menyusun perencanaan awal bersama Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura guna mengetahui berapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian akses jalan ke pasar.

“Tahun 2018 nanti, kelanjutan pembangunan pasar sayur dan buah-buahan serta pasar induk. Sedangkan bekas pasar Youtefa lama akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau,” sambungnya.

Sementara itu, terkait Belanja langsung pembangunan sesuai laporan Bappeda, daya serapnya baru mencapai mencapai Rp 95 miliar. Sedangkan belanja langsung baru mencapai 26.30 persen dari total APBD Pemkot Jayapura.

Padahal waktu tersisa 5 bulan sehingga Wali Kota meminta agar semua program dan kegiatan harus dituntaskan.

Karena itu, Bappeda dan Keuangan diingatkan untuk terus memperhatikan  daya serap keuangan sehingga bisa terealisasi sesuai target.

Wali Kota juga mengingatkan OPD Pemkot Jayapura yang menggunakan Dana Alokasi Khusus.

“Jangan karena sudah diprogramkan sehingga dana tersebut hangus, karena dari 565 kegiatan baru 74 paket yang sudah ada di BPBJ. Makanya saya berikan waktu sampai tanggal 14 Juli, kegiatan yang masih berada di 13 OPD sudah harus masuk BPBJ,” cetusnya.

Sejumlah OPD seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, PU dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura diminta perbaiki cara kerja untuk 5 bulan ke depan.

“Semua OPD harus serius dan fokus dalam bekerja selama 5 bulan ke depan sehingga November nanti, semua program dan kegiatan sudah tuntas, maka Bappeda harus memainkan perannya dengan baik. Karena nantinya pada 2018, kami akan memulai dengan proyek baru sesuai dengan visi misi yang ditawarkan saat melakukan kampanye kepada masyarakat Kota Jayapura,” lanjut Wali Kota.

Dalam hal ini, OPD harus menyusun program yang telah ditawarkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota kepada masyarakat saat kampanye lalu.

Dan Bappeda yang mempunyai tugas untuk menyusun rencana pembangunan lima tahun ke depan berdasarkan visi dan misi Pemkot Jayapura.

“5 tahun yang lalu sejak kampanye, saya telah menawarkan lokasi kuburan Buper Waena dan saya minta rencana tersebut segera dituntaskan sehingga umat Muslim di Kota Jayapura memiliki lokasi khusus untuk pemakaman,” dorongnya.

Pasalnya, untuk lahan pemakaman di Tanah Hitam harus dikenakan tarif 5-10 bahkan 25 juta.

Wali Kota mengaku sangat menyayangkan hal itu apalagi terhadap umat Muslim yang tidak mampu.

“Makanya Pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: