Bahas PON XX, Pemprov Papua Bakal Gelar Ratas Bersama Presiden

Pemerintah Provinsi Papua bakal menggelar pertemuan bersama Presiden RI. Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), dalam rapat terbatas (Ratas) membahas persiapan PON XX Papua 2020.
Share it:
Yusuf Yambe Yabdi
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah Provinsi Papua bakal menggelar pertemuan bersama Presiden RI. Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), dalam rapat terbatas (Ratas) membahas persiapan PON XX Papua 2020.

Dalam, ratas  tersebut selain melaporkan persiapan pesta olahraga empat tahun ini juga akan dibahas kemungkinan sharing dana untuk membiayai PON bukan hanya menggunakan APBD tapi juga APBN.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) Papua, Yusuf Yambe Yabdi menuturkan Sekda Papua TEA Hery  Dosinanen, SIP, MKP telah menyerahkan materi  persiapan PON XX Papua  2020 kepada perwakilan cluster masing-masing Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Biak Numfor, Kepulauan Yapen dan Merauke.

“Tapi berhubung Bupati dan Walikota yang bertanggung jawab terkait persiapan claster PON, maka materi   tersebut diwakilkan oleh  sejumlah Kepala SKPD  di Lingkungan Pemprov Papua,” terangnya usai penandatanganan Pakta Integritas Tata Tertib Administrasi dan Keuangan di Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (3/7).

Menurut Yusuf, penyerahan materi persiapan PON XX merupakan rangkaian rapat  antara Gubernur Papua bersama Panitia Besar  PON  XX.

“Rapat itu di follow-up hari ini setelah  keluar produknya,” jelasnya.

Dikatakannya, materi persiapan penyelenggaraan PON XX nantinya akan dibawa ke Mensekneg RI.

Diantaranya, terkait dengan optimalisasi  pembiayaan PON,  dimana Pemprov Papua mengharapkan untuk pembiayaan PON tak hanya  dari APBD tapi juga dari APBN.

“Yaitu dengan cara kita masukan materi-materi yang  jadi substansi pembiayaan itu sendiri,” katanya.

Pihaknya juga menghimbau  kepada masing-masing pimpinan SKPD agar segera mempersiapkan administrasi,  untuk di bawah  menjadi agenda dalam ratas dengan Presiden.

Pasalnya,  materi  persiapan PON ini harus diserahkan lebih dulu kepada Mensekneg oleh Gubernur. Dan Mensekneg  mempelajari materi ini kemudian diagendakan untuk ratas dengan Presiden.

Kemudian, penyerahan  materi ini sebagai tolak ukur persiapan PON, terutama dari sisi perencanaan infrastruktur pendukung, dari sisi  penyelenggaraan PON dan Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas).

Peparnas  adalah suatu ajang kompetisi yang menyerupai PON, khusus  bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia.

“Draf master plan sudah ada dan kita berharap masing-masing Kepala SKPD yang menerima materi ini dapat mengembalikan sesuai waktu 4 hari yang dimulai dari sekarang. Ada koreksi dan catatan-catatan  mereka bisa  kembalikan,” lanjutnya.

Dikatakan Yusuf, setelah dikembalikan mungkin pihaknya akan merencanakan rapat bersama Gubernur untuk menyampaikan hal-hal yang sudah dilakukan, sekaligus melakukan perbaikan  materi  sesuai dengan masukan yang diberikan.

“Berdasarkan perbaikan itulah yang akan kita bawa dan diserahkan ke Bappeda untuk kemudian diserahkan kepada Mensekneg untuk persiapan rapat terbatas dengan Presiden,” tukasnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga