Bangunan Fisik Bukan Ukuran Terwujudnya Kota Beriman

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan bahwa bangunan fisik bukan ukuran terwujudnya kota beriman.
Share it:
Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM mewakili Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan
sambutan pada acara penutupan Sidang Klasis ke XV GKI Jayapura, Minggu (30/7)
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan bahwa bangunan fisik bukan ukuran terwujudnya kota beriman.

“Pemerintah Kota Jayapura dalam mewujudkan kota yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan, tentu bukan soal bagaimana menyelesaikan sebuah bangunan fisik atau bangunan gereja yang megah saja akan tetapi bagaimana kita membangun keimanan terutama keimanan Kristiani yang kokoh dan menjadi modal utama bagi perkembangan umat di Kota Jayapura,” demikian Sekda Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat menyampaikan sambutan Wali Kota pada acara penutupan Sidang Klasis ke XV GKI Jayapura, Minggu (30/7).

Dengan begitu, diharapkan berdampak terhadap kedamaian dan kenyamanan hidup bersama dengan masyarakat yang memiliki keyakinan yang lain di Kota Jayapura.

“Sidang klasis yang dilakukan tentu juga membuahkan hasil rumusan yang merupakan hasil keputusan dan kesepakatan penting untuk perkembangan kemajuan dalam kehidupan bergereja,”  lanjut Wali Kota.

Pemkot menempatkan bidang keagamaan sebagai salah satu prioritas menjadikan masyarakat kota Jayapura yang beriman dan bertakwa takut kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Masyarakat Kota Jayapura didorong untuk memiliki iman dan senantiasa dekat dengan Tuhan yang tentu merupakan prasyarat untuk  kelangsungan pembangunan di kota Jayapura

Sidang klasis yang dilakukan tentu membuahkan hasil rumusan yang merupakan hasil keputusan dan kesepakatan penting untuk perkembangan kemajuan dalam kehidupan bergereja.

“Kita patut bersyukur karena persidangan ini telah menghasilkan keputusan-keputusan sebagai buah dari pekerjaan dalam pelaksanaan sidang sehingga apa yang diharapkan, direncanakan dan diamankan semuanya telah tertuang dalam keputusan sidang,” tegasnya.

Wali Kota berharap semua yang disepakati pada sidang klasis dapat dipertanggungjawabkan untuk
dilakukan dengan baik dan benar sehingga seluruh jemaat dapat membangun kehidupan iman yang dewasa dan misioner.

Lebih lanjut, dijelaskan, Pemkot selalu memberikan respons dan dukungan terhadap setiap kegiatan positif dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura.

“Keberadaan gereja di tengah Kota Jayapura selalu mendapat dukungan dan melahirkan sebuah wujud kerja sama dengan Pemerintah yang selama ini telah berlangsung dengan baik. Apa yang diputuskan dalam sidang ke XV ini semoga memberikan semangat baru untuk kemajuan kita bersama,” harapnya.

Wali Kota juga mengapresiasi bahwa apa yang dibicarakan dalam sidang telah mencerminkan sebuah integrasi dari program-program bersama dengan Pemerintah.

“Dimana kita semua bersepakat untuk memelihara integritas bangsa dengan menolak paham-paham radikalisme dan disintegrasi untuk bersama membangun negeri ini,” sambungnya.

Diakui Wali Kota, Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri.

“Sehingga gereja telah bersepakat dengan Pemerintah untuk satu hati membangun kota untuk kemuliaan nama Tuhan,” tandasnya.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BP Klasis GKI Jayapura periode 2012-2017 yang selama ini telah bekerja sama dengan baik untuk mendorong beberapa kegiatan penyelenggaraan pembangunan di Kota Jayapura.

“Kerja sama yang baik akan terus dilakukan dan ditingkatkan oleh BP Klasis GKI Jayapura periode 2017 – 2022,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: