Biak Kini Jadi Langganan Banjir

Setelah diguyur hujan deras, banjir melanda Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Share it:
Air terlihat menggenangi salah satu ruas jalan di pusat kota Biak 
Biak, Dharapos.com
Setelah diguyur  hujan deras, banjir  melanda Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Sejumlah kawasan di pusat kota kabupaten yang selama ini dikenal dengan sebutan “Karang Panas” kini menjadi langganan banjir setiap kali hujan mengguyur.

Padahal sebelumnya, ada istilah yang sering dijadikan kenangan bagi setiap orang saat berkunjung ke Biak.

“Bila ingat Biak, pasti akan kembali,  Itu benar.  Kata orang, Biak itu zona damai, Itu benar.  Kata orang lagi, Biak itu karang,  memang 100 persen benar sekali”.

Namun, ketika ada orang yang mengatakan Biak banjir, kondisi yang terjadi akan sebaliknya. Karena yang terjadi, orang akan kaget atau tak menyangka "mana mungkin???"

Kenyataannya, sudah beberapa waktu belakangan ini bila hujan deras mengguyur kabupaten yang berada di utara Provinsi Papua ini, paling sedikit 30 menit, beberapa titik bakal terendam air.

Pantauan media ini, Jumat (30/6) seperti di depan gereja GKI Maranatha, air tergenang mencapai 50-60cm.
Begitu pula di depan pintu masuk markas Yon Paskhas, turunan toko Aru,  dan beberapa titik lainnya.

Di lokasi-lokasi tersebut, jika hujan deras melanda, langsung mengakibatkan terjadinya banjir lokal.

Ketinggian air juga terjadi di kawasan depan Gereja GKI Maranatha
Bahkan pada beberapa titik terpantau berada pada tempat yang agak rendah atau melembah sementara drainase  yang dibangun sudah tidak bisa menampung volume air yang banyak sehingga terjadi luapan air.

Demikian pula, faktor tanah yang mulai padat turut memicu terjadinya genangan air dan membutuhkan waktu lama untuk merembes.

Salah satu warga yang dikonfirmasi, menilai Pemerintah daerah melalui instansi terkait kurang memberi perhatian akan hal ini.

“Dulu tidak seperti ini, tapi belakangan ini memang beda sampai terjadi banjir. Itu kan menunjukkan
kurangnya perhatian dari Pemerintah daerah yang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Biak,” beber sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan kepada Beritapapua.Dharapos.com, Minggu

Meski begitu, faktor kepedulian warga atas lingkungannya juga turut menjadi sorotan sumber.

“Saya pikir kepedulian warga di sekitar lokasi banjir juga sangat kurang sehingga perlu ada dorongan dari Lurah atau RT/RW setempat dengan mengajak warganya giat menjaga kebersihan lingkungan khususnya pada selokan-selokan atau parit-parit yang ada di sekitar mereka,” imbuhnya.

Olehnya itu, sumber mengharapkan kepeduliaan semua pihak untuk sama-sama menjaga Biak agar menjadi rumah yang nyaman bagi semua orang.

(Hend)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga