BPKAD Kota : DD – ADD Tahap Pertama 6 Kampung Telah Dikucurkan

Pemerintah Kota telah mengucurkan Dana Dana (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jayapura, kepada enam kampung di wilayah tersebut
Share it:
Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak. CA
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota telah mengucurkan Dana Desa (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jayapura, kepada enam kampung di wilayah tersebut

Turut dikucurkan pula dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPD) yang juga bersumber dari APBD setempat.

Ke 6  kampung tersebut masing-masing Kampung Yoka, Kayu Batu,  Skouw Sae, Koya Tengah, Nafri dan Kampung Enggros.

“Sementara untuk Kampung Kayu Pulo masih menunggu kelengkapan terakhir dan 7 kampung lain, sehingga belum bisa dicairkan karena masih terkendala dengan pelaporan yang masih dievaluasi “ ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Dr. Adolf Siahay, SE, M.Si, Ak.CA, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (14/7).

Bahkan ada kampung yang laporannya belum selesai sehingga terhambat pencairan DD - ADD tersebut,  padahal interval waktu  tutup anggaran hanya tersisa 5 bulan ke depan.

“Pencairan DD tahap 1 sebesar 60 persen, telah di kucurkan melalui rekening kampung,” rincinya.

Rincian masing-masing penerimaan dana untuk Kampung Yoka, dana ADD (Rp 1.778.970.974,-), dana BHPD (Rp.386.043.154,-) dan dana Kampung (Rp 704.048.215,-) total penerimaan Rp 2.869.062.343,-

Kampung Kayu Batu, ADD (Rp. 1.142.087.520,-), dana BHPD (Rp. 247.837.134,-) dan dana Kampung (Rp. 530.820.055,-) total penerimaan Rp 1.920.744.709,-

Kampung Skouw Sae, ADD (Rp. 1.553.341.709,-), dana BHPD (Rp. 337.080.785,-) dan dana Kampung (Rp. 700.794.141,-) total penerimaan Rp 2. 591.216.635,-

Kampung Koya Tengah, ADD (Rp. 1.524.301.838,-), dana BHPD (Rp. 330.779.028,-) dan dana
Kampung (Rp. 688.791.770,-) total penerimaan Rp. 2.543.872.636,-

Kampung Nafri, ADD (Rp. 1.656.141.530,-), dana BHPD (Rp. 359.388.719,-) dan dana Kampung (Rp. 743.281.990,-) total penerimaan Rp. 2.758.812.239,-

Dan, Kampung Enggros ADD (Rp. 1.177.689.166,-), dana BHPD (Rp. 255.562.821,-) dan dana Kampung (Rp. 545.534.451,-) total penerimaan Rp. 1.978.786.438,-

“Besaran dana tersebut  bervariasi sesuai dengan besaran masing-masing kampung,” lanjutnya.

Kucuran dana ke kampung ini, diakui Siahay, sangat terlambat, padahal aparat kampung sudah di arahkan agar Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) sudah harus selesai bulan Maret lalu, namun ada kendala di lapangan.

“Untuk itu, bagi kampung yang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban, nantinya akan di lihat Pemerintah kota kebijakannya seperti apa,” sambungnya.

Meski, masih ditemui kendala di lapangan, namun Siahay minta untuk pelaporan dan pertanggungjawaban bisa ditingkatkan di tahun depan.

“Keterlambatan ini juga akibat keterbatasan sumber daya manusia untuk merencanakan apalagi mempertanggungjawabkan dimana harus bisa selesai tepat waktu,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga