Canangkan PPLS, Wali Kota Minta Jadikan Sekolah Sebagai Taman Siswa

Canangkan Pekan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PPLS ), Wali Kot a DR. Benhur Tomi Mano, MM meminta kepada semua kepala sekolah dan dewan guru untuk menjadikan sekolah sebagai "Taman Siswa".
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyematkan tanda kepada perwakilan siswa
Jayapura, Dharapos.com 
Canangkan Pekan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PPLS ), Wali Kot a DR. Benhur Tomi Mano, MM meminta kepada semua kepala sekolah dan dewan guru untuk menjadikan sekolah sebagai "Taman Siswa".

Permintaan ini sebagaimana , tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara pada awal mulanya memperkenalkan pendidikan dengan nama tersebut.

Taman yang bersih,  serta ditumbuhi pepohonan yang hijau, dan juga terlihat indah ditumbuhi bunga yang beragam warna.

“Jadikan taman yang indah sebagai tempat berkumpul dan bermain keluarga dengan penuh sukacita, gembira dan  tidak ada rasa takut dimana mereka saling mengasihi dan saling menghormati didalamnya,“ ucap Wali Kota saat menjadi pembina upacara pada Pencanangan PPLS, bertempat di SMP Negeri 5 Jayapura, Senin (18/7).

Ia mengajak pihak pengelola dalam hal ini kepsek dan dewan guru untuk menjadikan sekolah ibarat sebuah taman agar anak-anak bisa bermain dengan sukacita serta belajar dengan baik tanpa rasa takut.

“Di taman yang indah itu pun harus dijaga oleh orang-orang yang cerdas dan pintar dan siap mengayomi dan mengajar  agar mereka bisa menjadi anak anak yang cerdas,” pinta Wali Kota kepada seluruh kepala sekolah di kota Jayapura.

Dalam PPLS ini, orang nomor satu di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini meminta dilakukan dengan baik dan tertib. Ia juga menginginkan sekaligus memerintahkan untuk tanamkan nilai-nilai keimanan dan moral kepada para peserta didik dengan baik.

“Tanamkan kepada anak didik kita cinta kepada NKRI, menghormati bendera Merah Putih serta tanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada mereka yaitu empat pilar masing-masing Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada anak didik di semua jenjang pendidikan,”  dorongnya.

Yang tak kalah penting, pria yang sering disapa BTM ini mengingatkan anak-anak diajari juga tentang sopan santun dan disiplin.

Wali Kota didampingi Kadisdikbud Kota Jayapura foto bersama para perwakilan siswa 
“Perkenalkan lingkungan sekolah dengan baik bagi seluruh peserta didik dan semua sekolah di Kota Jayapura harus tanamkan cinta lingkungan dan kebersihan. Serta jadikan sekolah kita bebas narkoba miras,  dan seks bebas.  Hal ini penting untuk masa depan mereka,” imbuhnya.

BTM  juga mengingatkan untuk semua jenjang pendidikan tidak boleh terjadi aksi pemerasan oleh guru kepada anak-anak didik.

“Karena ada oknum guru yang suka memeras anak didik,  karena melihat orang tua siswa tersebut seorang pejabat atau pengusaha sehingga memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan pemerasan,” cetusnya.

BTM tegaskan jika hal seperti itu tidak boleh terjadi di lingkup Pemkot Jayapura

“Pihak sekolah saya minta jangan melakukan hal-hal di luar ketentuan yang diatur oleh Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura. Saya tidak akan segan-segan menindak guru yang tidak disiplin dan bekerja di luar aturan,” tegasnya.

BTM mengakui hanya butuh guru-guru yang cerdas dan pintar dan memiliki moralitas dan mentalitas yang baik, karena Kota Jayapura merupakan barometer pendidikan di Tanah Papua.

“Saya ingin Kota Jayapura menjadi nomor satu dalam dunia pendidikan,” tandasnya.

Putra asli Port Numbay ini memastikan jika ada hal-hal yang belum diperbaiki selama 5 tahun dalam kepemimpinan  pada periode pertama, semua akan diselesaikan pada periode kedua, bahkan semakin ditingkatkan mutu dan kualitasnya.

Tak lupa ia juga mengingatkan para orang tua siswa untuk membina dan mengasuh anak-anak mereka dengan baik, karena mereka adalah titipan Tuhan yang harus dijaga.

“Saya juga tidak mau dengar ada guru pukul muridnya karena kalau sampai itu terjadi maka saya akan tindak tegas.  Begitu pula jika ada orang tua murid memukul gurunya maka lebih baik anak didik dikeluarkan dari sekolah dan guru yang memukul muridnya akan dipecat,” kembali tegasnya.

Pencanangan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota kepada perwakilan siswa.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: