Jelang Pilkada 2018, Tensi Politik Lebih Memanas

Kapolres Biak Numfor, AKBP. Hadi Wahyudi mengakui jika tensi politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat pada 2018 mendatang lebih memanas.
Share it:
AKBP. Hadi Wahyudi
Biak, Dharapos.com
Kapolres Biak Numfor, AKBP. Hadi Wahyudi mengakui jika tensi politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat pada 2018 mendatang lebih memanas.

Hal tersebut disampaikannya saat disinggung soal deteksi dini dan deteksi aksi pada Pilkada 2018 usai upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 71 yang mengambil lokasi di Markas Komando Brimob Biak Numfor, Senin (10/7).

“Karena Pilkada Kabupaten Biak Numfor ini bersamaan dengan Pemilihan Gubernur Papua tentu tensinya sedikit lebih memanas,” akuinya.

Dikatakan Kapolres, khusus untuk Pilkada Biak Numfor, calon bupati bahkan wakil bupati yang sudah mendaftar untuk bertarung di ajang pesta demokrasi tersebut merupakan putra-putra daerah yang memiliki kapabilitas.

“Ini tentunya merupakan satu anugerah yang luar biasa karena banyaknya calon dan peminat yang menandakan demokrasi kita semakin terbuka,” tandasnya.

Kapolres juga mengingatkan kepada masyarakat Biak Numfor dimana beberapa waktu lalu ujaran-ujaran kebencian melalui media sosial dan lain sebagainya sudah mulai bermunculan, dan hal itu merupakan tindak pidana.

“Kami himbau seluruh warga masyarakat di Biak Numfor untuk bisa menahan diri. Kemudian juga para kompetitor agar sama-sama bersaing dengan sehat dan cerdas, dengan tidak membenturkan massa tetapi harus bisa menjaga masyarakat dan massanya dengan baik,” imbuhnya.

Kapolres juga mengingatkan pada para kandidat jangan karena kepentingan kelompok lalu harus mengorbankan kemaslahatan umat dan mengorbankan masyarakat yang ingin dan cinta akan kedamaian.

Terkait pengamanan Pilkada, pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data, serta mempersiapkan sarana dan prasarana maupun personil.

Begitu pula dengan soal dana pengaman yang sudah diajukan ke Pemerintah Daerah dan rencananya akan dibahas di APBD Perubahan oleh DPRD, barulah bisa diketahui berapa anggaran yang akan diturunkan.

“Setelah anggaran yang diturunkan sudah diketahui maka akan difokuskan terkait dengan jumlah personil yang akan dilibatkan juga sarana-prasarana yang dibutuhkan,” tukas Kapolres.

(Hend)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments: