JWW Jalani “Fit and Proper Test” di DPD Golkar Papua

Bakal calon Gubernur, Jhon Wempi Wetipo (JWW) resmi menjalani fit and proper test bertempat di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Papua, Senin (17/7).
Share it:
Balon Gubernur, Jhon Wempi Wetipo (tengah) usai jalani "Fit and Proper Test" di DPD Golkar Papua
Jayapura, Dharapos.com
Bakal calon Gubernur, Jhon Wempi Wetipo (JWW) resmi menjalani fit and proper test bertempat di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Papua, Senin (17/7) dalam rangka mengikuti gelaran Pilkada pada 2018 mendatang.

Di hadapan para panelis, JWW berbicara soal keamanan, kebijakan pembangunan infrastruktur di Papua, keberpihakan terhadap masyarakat Papua dan juga soal pendidikan di Papua.

“Terkait dengan visi misi yang sudah saya sampaikan tadi bahwa kami sudah punya konsep pembangunan Papua ke depan itu seperti apa,” ungkapnya saat dikonfirmasi usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan tersebut.

Secara garis, jelas JWW, pihaknya akan melakukan pemetaan potensi kurang lebih meliputi 5 klaster guna mempercepat pembangunan Papua.

“Konsep pembangunan ini dilakukan secara menyeluruh demi mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat Papua ke depan,”  jelasnya.

Dalam hal ini, klaster pembangunan Papua 1, 2, 3, 4 dan Papua 5, diatur sesuai dengan wilayah adat.

JWW saat mengembalikan formulir pendaftaran balon Gubernur ke DPW PKB Provinsi Papua
JWW berharap dari hasil yang disampaikan dapat menjadi catatan bagi DPD Golkar untuk diteruskan ke DPP Golkar dalam rangka  memenuhi target rekomendasi.

“Bagi saya siapa pun yang akan diberi rekomendasi, yang jelas bahwa kita akan siap menerima apapun keputusannya,” pungkas JWW.

Usai mengikuti fit and proper test, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jayawijaya langsung bergegas menuju kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB untuk mengembalikan formulir pendaftaran.

Pantauan Beritapapua.Dharapos.com,  JWW secara pribadi menyampaikan ucapan terima kasih, karena DPW PKB telah membuka diri dan ruang demokrasi yang baik serta nasionalis berlandaskan Pancasila.

"Adapun keputusannya, itu adalah kehendak Tuhan,” tandasnya.

Meski, diakui JWW, keberhasilan dua periode kepemimpinan dirinya di Kabupaten Jayawijaya karena diusung oleh PKB dan harapannya  dalam Pilkada 2018 mendatang, PKB tak ke lain hati.

“Jika PKB mengusulkan untuk ikut koalisi secara nasional maka itu juga akan menguntungkan saya, karena jika PDIP jatuhkan pilihannya ke saya maka semua partai otomatis gabung ke saya,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga