Kinerja Pansel Merekrut Anggota MRP Dikritisi

Majelis Rakyat Papua (MRP) merupakan lembaga kultur yang bertugas melihat kepentingan-kepentingan daerah.
Share it:
Maria Duwitau
Jayapura, Dharapos.com
Majelis Rakyat Papua (MRP) merupakan lembaga kultur yang bertugas melihat kepentingan-kepentingan daerah.

Namun kenyataannya, dalam proses perekrutan calon anggota MRP, malah tidak mewakili kepentingan daerah.

Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau yang dikonfirmasi, di ruang kerjanya, Kamis (6/7).

“Butkinya sampai hari ini saya melihat, di daerah pemilihan Mepago dan khususnya di Intan Jaya, Paniai dan Mimika, tiga kabupaten besar yang di dalamnya terdapat suku Kamoro dan Amungme tidak masuk dalam calon MRP,” bebernya.

Sedangkan, publik mengetahui dengan jelas bahwa masalah-masalah yang di hadapi oleh masyarakat di ketiga daerah dimaksud sangatlah rumit.

Maria mengakui bahwa memang benar di Mimika terhimpun beberapa suku, tetapi sangat disayangkan tim seleksi di kabupaten tersebut tidak melihat berkas secara jeli.

“Ini harus dipertanyakan kembali bagaimana cara kerja panitia seleksi di daerah setempat, karena keterwakilan suku pada lembaga kultur tersebut sangat tidak adil,” tegasnya.

Maria juga sesalkan kinerja tim Pansel Provinsi yang tidak melakukan sosialisasi dengan baik kepada Pansel kabupaten.

“Kami meminta Gubernur Papua kalau boleh wilayah keterwakilan laki-laki untuk wilayah adat Mimika perlu dipertimbangkan,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga