Ratusan Miras Berhasil Disita Petugas Razia Kodim 1712/Sarmi

Maraknya peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Sarmi membuat Dandim 1712/Sarmi Letkol Arm. Hendra Pesireron, S.Sos langsung mengambil sikap menanggapi situasi di wilayah tersebut.
Share it:
Ratusan botol miras yag berhasil disita petugas dari Toko Lili
Sarmi, Dharapos.com
Ratusan botol minuman keras (miras) berhasil disita personel Kodim 1712/Sarmi dari sejumlah toko di wilayah tersebut.

Aksi razia ini berawal dari maraknya peredaran miras di kabupaten ini yang kemudian membuat Dandim 1712/Sarmi Letkol Arm. Hendra Pesireron, S.Sos langsung mengambil sikap menanggapi situasi di wilayah tersebut.

Rasa keprihatinan yang tinggi mendasari langkah tersebut karena rata rata penikmat miras adalah para generasi muda dan remaja.

Menyikapi itu, Dandim kemudian berkoordinasi dengan Bupati Sarmi Drs. Eduar Fonataba, MM terkait langkah selanjutnya yang akan diambil.

Menanggapinya, orang nomor satu di kabupaten yang dikenal dengan ombaknya ini menegaskan bahwa peredaran miras  harus dihentikan.

Hal ini sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan Gubernur Papua yang telah membuat MoU bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Kapolda Papua terkait larangan peredaran miras.

Selanjutnya, Dandim kemudian memerintahkan Pasi Intel Kodim 1712/Sarmi, Kapten Inf. Y. Arobaya  untuk melaksanakan sweeping terhadap penjual miras yang ada di wilayah Sarmi.

Seperti terlihat pada Senin  (24/7), diawali seluruh personel Kodim yang pimpinan Pasiintel berkumpul di kediaman Dandim 1712/Sarmi guna melaksanakan apel dan brifing dalam rangka penertiban penjual miras yang ada di Sarmi.

Dandim pada momen tersebut mem”berikan penekanan kepada 11 anak buahnya yang di pimpin Kapten Inf. Y. Arobaya.

“Bila nanti dalam razia, kedapatan barang bukti miras maka harus  di catat dan di dokumentasi,” cetusnya.

Langkah ini juga sebagai tindak lanjut atas penandatanganan Pakta Integritas antara Gubernur dengan para Bupati/Wali Kota se Provinsi Papua.

“Dasar ini menjadi landasan jika ada pertanyaan dari para penjual miras. Lakukan dengan cara persuasif dan jangan  menggunakan kekerasan saat melakukan sweeping,” imbuh Dandim mengakhiri arahan singkatnya.

Toko Abadi milik Ny. Mariyana juga tidak luput dari aksi sweeping petugasdari Kodim 1712/Sarmi 
Usai  briefing, tim langsung melakukan sweeping dengan sasaran semua toko hingga kios penjual miras.

Diawali dari Toko Lili  sekitar pukul  20.57 WIT, tim di bawah pimpinan Pasi intel didampingi Komandan Ramil Kota Kapten Inf. Sunarman melaksanakan pengecekan.

Hasilnya, tim berhasil menyita miras berbagai merek yang berada di toko Lili yakni Topi Miring  sebanyak 15 botol, Mi (7), Anggur Orang Tua (16), Anggur Kolesom (8), Bir Hitam (5), dan Bir Bintang botol besar sebanyak 11 botol.

Kemudian, Bir Bintang Botol Kecil sebanyak 30 botol, Bir Bintang kaleng (21), Heineken (22), Angker kaleng (5) serta Bir Hitam merek Guines sebanyak 8 botol.

Dengan jumlah total miras yang disita sebanyak 148 botol.

Penyitaan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara barang bukti oleh Pasi intel dan penjual miras, Barce Young.

Selanjutnya, razia kedua dilakukan di Toko Abadi milik Ny. Mariyana juga tidak luput dari aksi sweeping petugas.

Di toko tersebut, petugas berhasil mengamankan Bir Bintang sebanyak 35 botol, Bir bintang kaleng (20), Bir Hitam Botol (31), dan Anggur Merah cap Orang Tua sebanyak 11 botol dengan jumlah total sebanyal 97 botol.

Penandatanganan berita acara sita barang bukti juga dilakukan oleh Pasi Intel dan penjual miras Ny. Mariyana sebelum barang bukti di bawa petugas.

Begitu pula di Toko Rahma, anggota Kodim juga berhasil menyita Anggur Merah cap Orang Tua sebanyak 10 botol, Mansion Wisky (24), Robinson Vodka (2) dan Bir Hitam Guines sebanyak 9 botol dengan jumlah total 45 botol.

Seluruh  barang bukti berupa miras tersebut di amankan di Makodim 1712/ Sarmi untuk di musnahkan.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments: