Legislator Papua Sesalkan Pernyataan Pjs Kadiskes Merauke

Pernyataan Pelaksana jabatan sementara (Pjs) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang di salah satu media cetak soal kematian sekitar 475 balita di wilayah tersebut merupakan persoalan tahunan langsung mengundang reaksi sejumlah pihak.
Share it:
Anggota Komisi V DPR Papua, Neuilon Katouki dan Maria Duwitau saat meyampaikan pernyataan pers
Jayapura, Dharapos.com
Pernyataan Pelaksana jabatan sementara (Pjs) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang di salah satu media cetak soal kematian sekitar 475 balita di wilayah tersebut merupakan persoalan tahunan langsung mengundang reaksi sejumlah pihak.

Salah satunya dari Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Neuilon Katouki yang menyesalkan sikap oknum Pjs tersebut.

“Ini pandangan yang sangat keliru, dan tidak sepantasnya seorang kepala dinas berbicara seperti itu,” kecamnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/7).

Menurutnya, kalau memang itu adalah persoalan tahunan kenapa Dinas kesehatan setempat tidak melakukan upaya pencegahan.

“Lalu apa gunanya Pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat,” herannya.

Untuk itu, Katouki mengharapkan Bupati Merauke lebih tegas melihat persoalan ini, dan kemudian juga perlu ada catatan khusus bagi Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk segera menyikapinya.

Sementara itu, Maria Duwitau yang juga anggota Komisi V DPR Papua menegaskan pernyataan yang dikeluarkan Pjs Kadinkes Merauke semata-mata menunjukkan ketidakmampuan yang bersangkutan untuk menyelesaikan berbagai kasus kesehatan di daerah ini.

“Kalau Kepala dinas sudah tahu itu merupakan penyakit tahunan, maka seharusnya yang bersangkutan mengambil langkah untuk menyosialisasikan bagaimana masyarakat itu harus hidup bersih. Karena itu merupakan tugas dan tanggung jawab dari dinas terkait dan jangan biarkan masyarakat terus diserang oleh wabah penyakit,” tegasnya.

Maria juga mendesak Bupati agar dapat mengoreksi kembali sebelum memberikan jabatan kepada seseorang sekalipun PJS.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments: