Masyarakat Perbatasan RI-PNG Kembali Serahkan Senjata ke Aparat

Satuan tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 432 Kostrad kembali menerima satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis pistol kaliber 4,5 mm dari masyarakat di perbatasan Negara RI – PNG.
Share it:
Satgas Pamtas Yonif PR 432 Kostrad kembali menerima satu pucuk senjata api rakitan laras
pendek jenis pistol kaliber 4,5 mm dari salah satu warga di perbatasan Negara RI-PNG
Jayapura, Dharapos.com
Satuan tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 432 Kostrad kembali menerima satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis pistol kaliber 4,5 mm dari masyarakat di perbatasan Negara RI – PNG.

“Sekitar pukul 9.30 wit pagi datang seorang warga masyarakat ke Poskotis dengan tujuan untuk bertemu Pasintel Yonif PR 432 Kostrad Lettu Inf M Tavin dan langsung ditemui serta diterima di salah satu ruangan Poskotis,” terang Dansatgas Yonif PR 432/Kostrad Letkol Inf Ahmad Daud di Jayapura, Jumat (30/6) yang turut didampingi Pasiops Satgas Lettu Inf Andito Shabara.

Setelah perbincangan singkat, ternyata kedatangan warga di perbatasan RI-PNG untuk menyerahkan satu pucuk senjata rakitan laras pendek jenis pistol kaliber 4,5 mm.

Dikatakan, penyerahan senjata api jenis pistol ini tidak lepas dari kegiatan teritorial sehari-hari yang dilakukan Satgas kepada masyarakat sekitar sehingga membuat warga masyarakat sangat percaya kepada prajurit TNI yang ada di Papua.

“Jadi, kegiatan teritorial ini agar apabila di tengah masyarakat ada senjata api diharapkan dengan sukarela untuk di serahkan kepada TNI dan kami sangat berterima kasih atas penyerahan senjata ini serta kepercayaan kepada Satgas di perbatasan RI-PNG,” ucap Dansatgas.

Prajurit TNI selalu menjalankan tugas teritorial dengan penuh kesabaran dan keikhlasan tentunya berkat kerja keras selama ini membuat simpati dari warga masyarakat yang sangat tinggi di wilayah Skouw dan sekitarnya.

“Senpi jenis pistol rakitan ini diserahkan secara langsung masyarakat berinisial EEM kepada Satgas Pamtas Yonif PR 432 Kostrad. Hal ini dilakukannya sendiri karena demi kebaikan bersama supaya masyarakat tidak resah lagi apalagi adanya isu-isu yang di beritakan selama ini,” sambungnya.

Sementara, EEM mengakui jika senpi rakitan pistol ini didapat di samping rumah istrinya di Entrop yang ditinggal oleh pemiliknya.

Dirinya kemudian berinisiatif menyerahkan sendiri secara langsung kepada Satgas di Skouw mengingat warga sangat merasa resah dengan adanya kejadian-kejadian di tengah masyarakat selama ini.

“Kami warga masyarakat ingin hidup rukun dan damai, tidak mau ada lagi kejadian yang sangat merugikan kita sendiri,” kata EEM ketika disela sela perbincangan dengan Papen Satgas.

Ia juga mengakui dengan kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan RI - PNG sangat baik dan nyaman serta banyak membantu warga masyarakat Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Selanjutnya, dengan penyerahan Senpi ini, Pasintel melaporkan kepada Komandan Satgas Letkol Inf Ahmad Daud untuk segera menindak lanjuti laporan ke tingakat atas.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga