Meski Masa Libur, Dispendukcapil Kota Jayapura Tetap Buka Pelayanan

Meski hari libur namun Pemerintah Kota Jayapura melalui 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat tetap melayani masyarakat khususnya di bidang pelayanan umum.
Share it:
Meski libur, Dispendukcapil Kota Jayapura tetap membuka pelayan pada 29 - 30 Juni dengan melayani pengurusan
dokumen kependudukan seperti KTP, kartu keluarga dan dokumen lainnya sejak pukul 09.00 - 13.00 WIT

Jayapura, Dharapos.com
Meski hari libur namun Pemerintah Kota Jayapura melalui 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat tetap melayani masyarakat khususnya di bidang pelayanan umum.

Ketiga OPD masing-masing, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) khussetempat tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Seperti pantauan media ini pada 29 - 30 Juni, Dispendukcapil yang menerbitkan administrasi kependudukan seperti KTP, kartu keluarga dan dokumen lainnya tetap membuka pelayanan kepada masyarakat yang dimulai pukul 09.00 - 13.00 WIT.

“Kami memberikan apresiasi kepada OPD yang membuka sudah membuka pelayanan di hari libur guna memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Jayapura untuk mendapat pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP maupun kartu keluarga,” ucap Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM yang dikonfirmasi, Sabtu (1/7).

Apalagi untuk pelayanan administrasi kependudukan, semuanya sudah digratiskan oleh Pemerintah.

“Dari data Dispendukcapil, ternyata masih banyak masyarakat Kota Jayapura yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KTP,” akuinya.

Untuk itu, Wawali meminta pihak Dispendukcapil agar bersama-sama dengan distrik dan kelurahan melakukan pendataan secara baik.

“Apakah mereka itu masyarakat yang ada di Kota Jayapura atau apakah memang mereka berdomisili tetap di sini atau hanya datang saat berlibur maupun menjenguk keluarga saja, semua itu perlu di data secara baik,” imbuhnya.

Masyarakat juga dihimbau untuk tetap proaktif dalam memperhatikan administrasi kependudukan serta memberikan informasi kepada warga lainnya yang belum memiliki KTP agar bisa segera mengurusnya di Dispendukcapil Kota Jayapura.

Wawali juga mengingatkan Dispendukcapil untuk terus memberikan informasi lewat media kepada masyarakat baik media cetak maupun elektronik sehingga mereka setiap saat bisa mengetahui proses pengurusan.

Sejumlah warga Kota Jayapura  terlihat memanfaatkan momen tersebut untuk mengurusi dokumen kepnedudukan
Kepala Dispendukcapil setempat, Merlan S. Uloli, SE, MM menjelaskan selama ini pihaknya bersama distrik bahkan kelurahan sudah melakukan kerja sama dalam mendata masyarakat yang ada di Kota Jayapura.

“Sejak 2015 hingga 2017 ini, kami sudah intensifkan untuk kerja sama dengan distrik, lurah juga RT RW untuk melakukan pendataan meski hasilnya belum maksimal sehingga masih ada warga kota yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KTP,” jelasnya.

Direncanakan pada 2017 ini, Dispendukcapil Kota Jayapura akan menindaklanjuti pertemuan dengan Wali Kota bersama Lurah, Distrik dan RT/RW diwajibkan untuk fokus melakukan pendataan warga yang belum melakukan perekaman maupun yang belum memiliki e-KTP.

Meski begitu, diakui Ny. Merlan, tidak semua warga harus memiliki e-KTP karena ada warga yang merupakan penduduk musiman atau keberadaan mereka di Kota Jayapura hanya untuk datang menjenguk keluarga atau mengantarkan anak sekolah.

“Harapan Bapak Wakil Wali Kota yang menjadi prioritas Dispendukcapil bekerja sama dengan Distrik, Lurah dan RT RW adalah untuk dituntaskan di 2017 ini sehingga pada 2018 mendatang saat Pilkada Gubernur Papua, seluruh warga kota benar-benar sudah memiliki e-KTP,” tandasnya.

Diakuinya pula, walau libur seluruh Staf Dispendukcapil tetap setia untuk melayani masyarakat sesuai semboyan  "Dukcapil Bisa" artinya bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati kapan dan di mana  saja dibutuhkan.

Bahkan terus bergerak ke seluruh pemukiman warga dengan mobil dan motor pelayanan keliling atau dengan sistem jemput bola.

Ny. Merlan juga menambahkan Dispendukcapil hingga saat ini masih sangat terbatas tenaga, sehingga pihaknya mengambil waktu hari libur untuk memberikan pelayanan. Dan pada saat masuk libur nanti masyarakat tidak terlalu membludak.

Sebelum liburan juga, lanjut Ny. Merlan, Dispendukcapil sudah menjadwalkan untuk melakukan pelayanan di hari libur yang nantinya akan dilayani oleh staf yang beragama Kristen karena yang beragama Muslim sementara berlibur bersama keluarga pada momen Idul Fitri.

Namun ternyata banyak juga staf yang beragama Muslim tetap hadir guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wanita ulet asal Gorontalo ini juga menambahkan blangko KTP asli sudah ada sejak Mei 2017 lalu sehingga bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan agar segera mengurusnya.

“Kami punya hati untuk melayani dan ini sudah mendarah daging untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: