Monitoring Meja II : Realisasi Fisik Hingga Juli 2017 Capai 42,78 Persen

Pemerintah Kota Jayapura menggelar Monitoring Meja dan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan II, Selasa (11/7) bertempat di gedung Sian Soor, kantor Wali Kota setempat.
Share it:
Para pimpinan OPD, Kepala distrik dan kelurahan hadir dalam Monitoring Meja Triwulan II Pemkot Jayapura 
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura menggelar Monitoring Meja dan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan II, Selasa (11/7) bertempat di gedung Sian Soor, kantor Wali Kota setempat.

Dalam rangka mensinkronisasikan antara proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian maupun tingkat capaian program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan ini juga merupakan amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2008 tentang tahapan dan cara penyusunan, pengendalian, pelaporan dan evaluasi pembangunan.

Kepala Bappeda Kota Jayapura, Andi Jitmau dalam laporannya mengatakan setiap perencanaan dalam pembangunan harus diikuti dengan evaluasi dan monitoring guna melihat sejauh mana tingkat capaian program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh OPD setempat.

Hal ini juga untuk mengetahui program dan kegiatan sekaligus mencari solusi untuk perbaikan dan kecepatan pelaksanaan kegiatan yang hanya tersisa 5 bulan efektif.

Dalam pertemuan tersebut, turut pula dibeberkan hasil realisasi fisik dan perkembangan keuangan yang merupakan hasil Monitoring Triwulan 1 yang disandingkan dengan hasil prestasi dan hasil di lapangan yang dilakukan oleh tim Bappeda, Keuangan dan Inspektorat.

Jumlah dana belanja langsung untuk program dan kegiatan tahun 2017 sebesar Rp471.982.681.381,- membiayai 171 program dan  565 kegiatan.

Realisasi fisik dan keuangan secara kumulatif sampai dengan Juli 2017 mencapai 42.78 persen Sedangkan untuk keuangan  20.73 persen dengan realisasi sebesar Rp 95.788.924.625,-

Dari 565 kegiatan yang dikelola oleh masing-masing OPD terdapat 74 paket kegiatan yang di proses melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkot Jayapura.

Dirincikan pula terdapat 26 paket dokumen pelelangan yang sudah diproses, sementara 21 paket dokumen pelelangan masih dalam proses di BPBJ.

Kemudian, 14 paket dokumen pelelangan sudah di sampaikan SKPD kepada BPBJ dan sementara masih di kaji dan diverifikasi, sedangkan 13 paket kegiatan lain hingga saat ini belum di sampaikan kepada BPBJ.

Selanjutnya, untuk paket lain dilakukan secara swakelola dan penunjukan langsung sedangkan untuk belanja langsung baru mencapai 26,30 persen dari total APBD Kota Jayapura.

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan Pemkot Jayapura pada Juli ini akan menerapkan sistem e-Government, e-Perencanaan, e-Budgeting, e-Musrenbang dan pelayanan BTM (Berkualitas Tepat Memuaskan).

Tidak ada lagi OPD membuat program di tengah jalan sudah menjadi komitmen orang nomor satu di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini yang harus dilakukan demi transparansi keuangan.

Wali kota juga memberikan apresiasi kepada OPD, distrik dan kelurahan yang realisasi fisik dan keuangannya sudah di atas 50 persen.

“Sementara yang realisasi fisiknya masih di bawah 50 persen agar segera digenjot sedangkan yang sudah di atas 50 persen saya ucapkan terima kasih serta mengapresiasi dan terus pertahankan itu sampai rampung 100 persen,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: