Pemkot Gelar Halal bi Halal Bersama TNI/POLRI, DPRD dan Masyarakat

Pemerintah kota menggelar acara Halal bi Halal bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI - POLRI, DPRD dan masyarakat se Kota Jayapura.
Share it:
Wali Kota, Wawali, Kapolda Papua dan sejumlah pejabat lainnya pada acara Halal bi Halal
bersama ASN, TNI - POLRI, DPRD dan masyarakat se Kota Jayapura. 
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah kota menggelar acara Halal bi Halal bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI - POLRI, DPRD dan masyarakat se Kota Jayapura.

Acara yang digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi ini, bertempat di Gedung Olahraga Waringin, kawasan Kotaraja, Kota Jayapura, Sabtu (15/7).

Selain Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan wakilnya, Ir. H. Rustan Saru, MM turut hadir pula Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Boy Rafli Amar, Ketua Klasis GKI Jayapura Pdt. Wellem F. L. Itaar, STh, MH, Kapolres setempat AKBP Marison Tober Sirait, SIK, Kasat Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Mathius D. Fakhiri, SIK, Kemenag Kota Jayapura, pimpinan OPD di lingkup Pemkot Jayapura, anggota DPRD serta ribuan umat Muslim se Kota Jayapura

Momen ini juga di awali dengan pembacaan Saritilawah oleh ibu Hj. Muliani Sukri.

Tema yang diusung “Halal Bi Halal Mempererat Silaturahim Antar Umat Beragama Guna Mewujudkan Visi Misi Pemerintah Kota Jayapura”.

Mengawali sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat kota Jayapura untuk senantiasa menjaga kebersamaan dalam keberagaman.

Ketua Panitia Halal bi Halal, Ir. Keti Kailola, MSi  (kiri depan) usai menyampaikan laporan kegiatan
“Betapa indahnya pemandangan jika lampunya berwarna-warni, betapa indahnya sebuah taman jika dihiasi dengan berbagai ragam bunga dengan warna yang berbeda tetapi saling mengisi. Begitu pula manusia akan menjadi indah kalau perbedaan yang ada kita jaga untuk menuju ke dalam bingkai kebersamaan dan saling menghormati, saling menghargai dan saling mengasihi,” demikian kata-kata bijak yang diucapkan orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini dalam momen silaturahmi tersebut.

Lanjut Wali Kota, berpuasa berarti menahan diri dari makan dan minum, menahan diri dari perbuatan yang tercela dan menahan diri dari hawa nafsu yang menyesatkan.

Puasa dapat membentuk manusia yang sabar dalam menghadapi semua problema hidup serta hidup saling memaafkan dan saling memberi.

“Dan sebagai aparat negara baik itu sebagai aparatur sipil negara maupun sebagai pengayom dan pelindung masyarakat , TNI/Polri, semua berkoalisi sebagai pelayan masyarakat. Maka sudah seharusnya dengan berpuasa sesuai dengan tuntunan agama akan menghasilkan aparat yang disiplin dan bekerja sesuai aturan yang telah ditetapkan serta senantiasa takut akan Tuhan,” tandasnya.

Makna puasa bagi masyarakat, bahwa dengan telah selesainya mengikuti pesantren selama 1 bulan penuh dengan menahan diri dari hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama sehingga diharapkan terus berlanjut setelah bulan Ramadhan.

“Hingga terbangun masyarakat yang senantiasa mengamalkan ajaran agamanya, taat kepada Tuhan dan juga taat kepada pemerintahannya,” ajaknya.

Jajaran TNI - Polri dan warga masyarakat Kota Jayapura
Hal ini sejalan dengan prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada periode kedua yaitu disiplin dan tertib di segala lini kehidupan bagi ASN karena disiplin adalah harga mati baik masuk dan pulang kantor.

“Disiplin bagi ASN akan kami tegakkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut di hadapan Ustadz Dr. H. Das'ad Latif , S.Sos, S.Ag, M.Si, Wali Kota mengakui selama umat Muslim di Kota Jayapura menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, shalat tarawih hingga sahur semuanya berjalan aman dan damai.

Bahkan umat Muslim saat menjalankan Sholat Ied di beberapa tempat di wilayah Kota Jayapura, umat Nasrani turut berpartisipasi menjaga dan mengawasi pelaksanaan.

“Kota Jayapura adalah ibukota provinsi Papua sehingga saya ingin menjaga kota ini yang merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Juga dari Kota Jayapura menjadi cermin untuk Indonesia didalam kerukunan dan toleransi antar umat beragama,” tandasnya.

Lebih jauh Wali Kota menuturkan, dirinya bersama Wawali saat mengawali kepemimpinan diperiode 2 ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1438 H dimana sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, melakukan kunjungan ke beberapa masjid dan mushola melalui kegiatan safari Ramadhan sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

Umat Muslim se - Kota Jayapura memadati GOR Waringin Kotaraja  
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura khususnya umat Muslim untuk saling memberi maafkan diantara sesamanya.

“Tak ada yang tak bisa dijelaskan, tidak ada kata-kata sakit hati yang tak bisa dimaafkan dan tak ada dendam yang tak bisa terhapus,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Ir. Keti Kailola, M.Si selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan Halal bi Halal yang dilaksanakan Pemkot bersama TNI-POLRI DPRD dan masyarakat kota Jayapura bertujuan untuk membangun silaturahmi yang harmonis antara pemerintah dengan masyarakat dan antara sesama masyarakat dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemkot Jayapura.

Selain itu juga menggugah kesadaran masyarakat Muslim untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung pembangunan yang digerakkan oleh Pemerintah.

Serta memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh komponen masyarakat bahwa perbedaan Itu adalah sebuah keniscayaan dan sudah merupakan kodrat dari Ilahi

“Jadi bukan untuk dipertentangkan tetapi untuk disandingkan melalui sikap saling menghargai memahami dan menghormati satu sama lain hingga terwujudnya masyarakat Kota Jayapura modern,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: