Tinjau Lokasi TPU Muslim, Wawali Inventarisir Beberapa Masalah

Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM meninjau lokasi TPU Muslim Bufer Waena, Senin (10/7) guna memastikan keberadaan TPU, serta mengecek apakah masih ada masalah yang berkaitan dengan hak ulayat atau tidak
Share it:
Wawali Ir. H. Rustan Saru, MM sementara melihat denah dan ukuran lokasi TPU Muslim
Jayapura, Dharapos.com 
Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM meninjau lokasi TPU Muslim Bufer Waena, Senin (10/7) guna memastikan keberadaan TPU, serta mengecek sarana yang sudah siap untuk tempat pemakaman.

Dalam peninjauan ini, Wawali di dampingi Kepala Distrik Heram, Jaya Kusuma, Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Jayapura, Fidelis A. R, Kepala Satpol PP setempat Luther Parung bersama aparat dari Polsek Heram.

Saat berada di lokasi, Wawali menyempatkan diri melihat denah dan ukuran lahan TPU Muslim tersebut.

Dari hasil peninjauan keliling di lahan seluas 10 hektar yang telah dibeli Pemerintah Kota Jayapura diakuinya memang belum tuntas.

“Di areal TPU tersebut harus juga di bangun rumah bagi penjaga TPU, dan fasilitas penunjang lainnya. Begitu pula, akses jalan menuju TPU tersebut masih jalan tanah dan belum sampai pada pengaspalan,” ungkapnya.

Karena menuju lokasi TPU tersebut akses jalan sepanjang 1,5 Km mulai dari jalan aspal hingga ke lokasi pemakaman harus di tuntaskan

Dikatakan jalan tersebut perlu dibuat konstruksi beton atau pengaspalan namun sangat diperlukan biaya yang besar sementara  dana juga belum tersedia.

Hanya saja lokasi pemakaman 10 Ha tersebut sudah dilunasi oleh Pemkot Jayapura

Wawali saat berada di salah satu patok lahan TPU Muslim
“Saya minta kepada semua SKPD terkait untuk fokus dan segera menuntaskan lokasi tersebut agar tahun 2017 , TPU Muslim bisa difungsikan,” desaknya.

Selain akses jalan, lampu penerangan jalan umum juga sangat dibutuhkan pada jalan menuju TPU Muslim dimaksud untuk menunjang penerangan jika terjadi pemakaman pada malam hari.

Di 2017 ini pula, Pemerintah Provinsi Papua telah membantu menganggarkan dana sebesar Rp 5 Miliar untuk pembangunan pagar keliling TPU Muslim.

Menindaklanjuti itu, Wawali minta dari dana sebesar Rp 5 miliar tersebut bisa disisihkan sedikit untuk pematangan lahan, sehingga di tahun ini ada langkah kerja nyata Pemkot untuk menuntaskan TPU Muslim tersebut.

Persoalan lainnya, lokasi tersebut diketahui sedikit bermasalah dengan Ones Pahabol yang telah membangun pagar membelah lahan TPU Muslim sehingga belum bisa difungsikan.

Ketika melihat lahan di lokasi pemakaman yang telah di bangun pagar oleh Ones Pahabol membelah areal TPU Muslim maka sikap awal Pemkot adalah melakukan mediasi.

“Harus ada komunikasi antar semua pihak termasuk Ones Pahabol, ondoafi, dan masyarakat pemilik hak ulayat termasuk Haji Manam dan Pemerintah kota untuk sama-sama duduk bersama untuk menuntaskan masalah ini,” cetus Wawali.

Langkah mediasi ini bertujuan agar ke depan, tidak ada saling mengklaim terkait lahan tersebut sehingga lokasi TPU muslim bisa ada kejelasan dan segera difungsikan.

Pada kesempatan tersebut, Wawali atas nama Pemkot juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya umat Muslim di Kota Jayapura karena belum bisa menepati janji untuk secepatnya TPU Muslim tersebut difungsikan.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga