Waktu Dekat, JWW Mendaftar di DPP Demokrat dan PAN

Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2022, Jhon Wempi Wetipo (JWW) direncanakan, pada Rabu (19/7) mendatang, akan menyambangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.
Share it:
Bakal calon Gubernur Papua, Jhon Wempi Wetipo
Jayapura, Dharapos.com
Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2022,  Jhon Wempi Wetipo (JWW) direncanakan, pada Rabu (19/7) mendatang, akan menyambangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.

Kedatangan tersebut dalam rangka mendaftarkan diri untuk maju bertarung di Pemilihan Gubernur Papua pada 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan JWW usai mengikuti acara Halal bi Halal Kerukunan Keluarga Pati (KKP) bertempat di PTC Entrop, Minggu (16/7).

“Dalam minggu ini saya akan mendatangi dewan pusat untuk mendaftarkan diri sebab Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional Provinsi Papua tidak membuka pendaftaran Penjaringan Calon Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2023,” terangnya.

Rencananya, lanjut JWW, setelah fit and proper test di Partai Golkar, Senin (17/7), pihaknya akan mendaftar di PKB yang akan membuka pendaftaran bagi bakal calon.

“Namun untuk pendaftaran ke DPP pusat Partai Demokrat dan PAN rencananya dalam minggu ini,” sambungnya.

Diungkapkan JWW, untuk PAN sendiri dirinya sudah mendapatkan rekomendasi dari Sekjen PAN untuk mendaftarkan diri di pusat.

Sementara untuk Partai Demokrat, dirinya akan langsung mendaftarkan diri, karena menurutnya kedua partai tersebut merupakan partai nasionalis sehingga siapa saja warga negara Indonesia berhak untuk mendaftarkan diri.

“Demokrat sama PAN itu saya daftarnya langsung ke pusat, dan saya sudah bertemu dengan Sekjen untuk rencana tersebut. Mereka inikan sudah menyatakan diri partai nasionalis dan terbuka untuk siapa saja,  kecuali partai lokal.  Ya, kalau sudah ada yang mengklaim satu orang punya, ya kita bisa apa,” bebernya.

JWW menambahkan, siapa saja warga negara RI boleh mendaftar di partai tertentu untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur.

Namun untuk putusan itu dirinya mengembalikan kepada partai tersebut siapa yang akan mendapatkan rekomendasi sebagai calon.

JWW menilai, yang telah terjadi di DPD Demokrasi Provinsi Papua ini tidak sesuai dengan mekanisme yang ada, dan dirinya optimis akan mendapatkan rekomendasi dari pusat.

“Silahkan di DPD mau berbuat semaunya maupun berbuat yang keras-keras ya... silahkan, nanti kita lihat disana (Pusat) saja, siapa yang memiliki strategi lebih baik ya dia yang dapat rekomendasi dari pusat untuk maju, namun mudah-mudahan untuk JWW,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments: