Wali Kota Apresiasi Kontribusi Pengusaha bagi Daerah

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM telah meresmikan Front One Hotel dan Taman Pasific, pada Rabu (12/7) yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM dan pimpiinan OPD lingkup Pemerintah Kota Jayapura.
Share it:
Peresmian Front One Hotel yang ditandai dengan penekanan tombol sirene secara bersama-sama  oleh Wali
Kota DR.Benhur Tomi Mano.MM, Wawali Ir.H. Rustan Saru, MM, CEO Azana Hotel and Restoran
Managemen, Dicky Sumarsono, Ketua PHRI Papua serta Owner Front One Hotel
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM telah meresmikan  Front One Hotel dan Taman Pasific, pada Rabu (12/7) yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM dan pimpiinan OPD lingkup Pemerintah Kota Jayapura.

Pada momen tersebut Wali Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pengelola bisnis perhotelan, restoran dan rumah makan yang telah berkontribusi untuk pemasukan
bagi daerah.

“Kontribusi khusus pajak hotel di tahun 2017 mencapai 17 miliar rupiah sedangkan untuk rumah makan dan restoran mencapai 30 miliar,” ucapnya.

Walaupun sampai diakuinya, hingga Juli ini, capaian tersebut masih 50 persen dan belum sesuai target yang diharapkan.

Wali Kota mengaku tidak tercapai target pajak ini disinyalir adanya permainan dari oknum pengusaha hotel, rumah makan dan restoran sehingga mengakibatkan terjadinya penyimpangan.

Padahal sistem pembayaran pajak di Kota Jayapura sudah dilakukan secara online dimana orang yang makan di restoran dan menginap di hotel saat melakukan pembayaran, secara otomatis pajaknya langsung terkonek masuk ke Dispenda.

Karena itu, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini mengingatkan soal kejujuran dan keterbukaan di atas tanah ini. Karena siapa pun yang bekerja dengan jujur dan adil maka dia akan mendapat tanda heran yang satu kepada tanda heran yang lain.

“Sekali lagi saya berterima kasih kepada para pengusaha di kota ini yang mempunyai kontribusi besar terhadap PAD Kota Jayapura. Karena 75 persen penyumbang terbesar dari sektor pajak daerah, hotel, restoran dan rumah makan,” ucapnya lagi.

Mengapresiasi itu, setiap peresmian hotel yang baru diberikan jaminan 6 bulan bebas pajak.

“Saya harus menjaga kota ini agar pertumbuhan ekonomi bisa bertumbuh dengan baik,” tandasnya.

Terkait itu, Pemkot juga telah membangun 12 Pos TNI-POLRI di Kota Jayapura untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beraktivitas.

Selain itu, Wali Kota juga meminta pemilik hotel dan restoran untuk mempunyai rasa memiliki kota ini sebagai rumah dan istananya sendiri. Begitu pula pengusaha lainnya harus juga terlibat membangun Kota Jayapura.

Pria yang sering disapa BTM ini pada kesempatan tersebut menyampaikan permintaan kepada semua pemilik hotel di Kota Jayapura.

“Saya meminta kepada perhotelan agar memprioritaskan pegawai hotel adalah orang asli Papua. Agar wajah mereka ada di hotel dan bangga dan senang walaupun mereka keriting rambut dan hitam kulit namun mereka juga mendapat tempat untuk bekerja dan tentu akan membawa warna tersendiri bagi seluruh pengusaha hotel di kota ini,” pintanya.

Meski, bukan berarti asal memasukan OAP untuk dipekerjakan.

“Mereka harus yang berkualitas dan bukan tukang mabuk serta menunjukkan disiplin yang tinggi dalam bekerja sehingga turut pula menekan angka pengangguran di Kota Jayapura,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: