Wali Kota Syukuri Keamanan dan Kedamaian di Kota Jayapura

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dalam sambutan pada acara pembukaan Sidang Klasis ke XV GKI Jayapura Tahun 2017, menyampaikan syukurnya kepada Tuhan dan terima kasih kepada para pendeta se klasis Jayapura yang telah berdoa bagi keamanan dan kedamaian kota ini.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyampaikan sambutan
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dalam sambutannya pada acara pembukaan Sidang Klasis ke XV GKI Jayapura Tahun 2017, menaikan syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada para pendeta se klasis Jayapura yang telah berdoa bagi keamanan dan kedamaian kota ini.

“Dan juga telah berdoa untuk saya sehingga saya bisa kembali menjadi Wali Kota Jayapura. Meski ada juga yang membenci saya, membenci ketua klasis walaupun mereka sendiri adalah anak-anak GKI,” akuinya dihadapan Ketua Sinode, ketua Klasis GKI Jayapura dan ratusan peserta sidang klasis yang berlangsung di gedung GKI Pniel Kotaraja, Rabu (26/7).

Wali Kota menegaskan bahwa bahwa Kota Jayapura adalah rumah dan negerinya.

“Dan saya lahir dan besar bahkan mati pun untuk GKI. Jangan kita menjadi budak di negeri  sendiri juga jangan kita menjual GKI kepada orang lain,” imbuhnya.

Pada momen tersebut Wali Kota secara terang-terangan mengatakan bahwa periode berikut setelah dirinya turun dari jabatan periode kedua ini maka anak GKI juga akan melanjutkan kepemimpinan di negeri ini.

“Siapa menyebut Papua dia menyebut Injil dan siapa pun yang menyebut Injil maka dia pun menyebut Papua. Dan mari kita berdoa untuk kota ini dan bekerja sesuai moto Pemerintah kota Jayapura yakni Satu Hati Membangun Kota untuk Kemuliaan Nama Tuhan,” ajaknya.

Pria yang akrab disapa BTM ini mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk bersama-sama melawan paham radikalisme.

“Kita harus terus bersama-sama mendukung program Pemerintah Kota Jayapura ke depan untuk melayani demi tercapainya masyarakat yang sejahtera dan mandiri berdasarkan visi misi Pemerintah Kota Jayapura,” tukasnya.

Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, mengungkapkan kegiatan ini sesuai dengan tata amanat gereja Bab 3 Pasal 9 tentang sidang klasis dalam ayat 7 terkait hal-hal yang harus diperhatikan.

“Sidang klasis ini adalah tempat di mana seluruh peserta sidang akan menerima, mendengar serta mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pelayanan yang disampaikan oleh badan pekerja klasis dalam masa sidang 5 tahun baik itu menyangkut program pelayanan tetapi juga tentang anggaran pendapatan dan belanja Jemaat,” urainya.

Pihaknya telah mengingatkan agar evaluasi ini bisa terlaksana dengan baik karena dimana  secara bersama seluruh peserta sidang akan menilai sejauh mana pelayanan selama 5 tahun yang telah dilakukan.

Kemudian, memberikan dampak bagi pelayanan pertumbuhan gereja di seluruh aras jemaat Klasis Jayapura.

“Evaluasi ini betul-betul harus dinilai apakah pelayanan selama 5 tahun ini telah memberikan dampak perubahan dan pertumbuhan baik perubahan dari sisi kuantitas tapi lebih pada sisi kualitas. Penilaian ini telah memberikan sebuah penguatan bagi keberadaan seluruh warga Jemaat sehingga warga Jemaat secara keseluruhan apakah mengalami sebuah perubahan dan pertumbuhan atau tidak,” sambung Mofu.

Ia juga menambahkan pada sidang ini akan dibahas pokok-pokok  program pelayanan dari sisi kononia dan marturia baik untuk 5 tahun ke depan tetapi kemudian akan dijabarkan untuk program tahunan.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga