Yustisi e-KTP di Kota Jayapura Berhasil Jaring Ratusan Warga

Pemerintah kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura kembali menggelar operasi Yustisi e-KTP.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memeriksa dokumen kependudukan salah satu pengemudi motor
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura kembali menggelar operasi Yustisi e-KTP.

Pantauan media ini, dalam razia yang berlangsung di depan GOR Cenderawasih APO dan langsung dipimpin langsung Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM ini, berhasil menjaring sebanyak 310 warga hingga mengikuti persidangan di tempat.

Sedangkan, 318 warga lainnya diharuskan membuat surat pernyataan. Sementara itu, yang tidak membayar sebanyak 11 orang.

Dari hasil Yustisi e KTP tersebut jumlah denda mencapai Rp 12.188.000.

Sebelumnya, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dalam arahannya meminta petugas harus tegas.

“Hari ini kita melaksanakan Yustisi e-KTP dan untuk itu, saya minta ketegasan dari para petugas tetapi tidak arogan dengan tetap melayani secara sopan,” imbuhnya saat memberikan arahan pada apel sebelum melakukan yustisi E-KTP di depan Gor Cenderawasih, Kamis (20/7).

Pria yang akrab disapa BTM ini juga mengingatkan para petugas yang menjalankan tugas tidak pilih kasih.

“Jangan karena merasa anggota keluarga yang tidak memiliki e-KTP lalu kemudian diloloskan. Kalau sampai hal itu terjadi maka kita gagal melaksanakan pengawasan penduduk di Kota Jayapura,” cetusnya.
Beberapa petugas razia sedang memeriksa dokumen kependudukan sejumlah pengemudi motor

Lanjut BTM, Kota Jayapura merupakan barometer di Tanah Papua dan Pemerintah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk menertibkan warga.

Oleh karena itu, diharapkan bagi setiap warga yang tinggal di atas tanah ini harus mempunyai identitas diri yang jelas.

“Karena warga harus mengurus akta anaknya dengan baik dan bagi yang sudah berkeluarga atau yang sudah di atas 17 Tahun wajib memiliki e-KTP. Ke depan, saya mau kota ini tertib baik penduduknya maupun penataan kotanya,” harapnya.

Dan dengan cara ini,  semakin mempermudah upaya  mendeteksi orang-orang yang akan bermaksud merusak kota ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura, Ny. Marlen Uloli, SE, MM menuturkan tujuan pihaknya melakukan Yustisi guna menyisir warga Kota Jayapura maupun warga yang datang ke Kota Jayapura dan tidak memiliki KTP elektronik.

“Selanjutnya bagi warga yang terjaring dan kedapatan tidak memiliki KTP elektronik akan mengikuti sidang di tempat yang langsung dipimpin oleh Hakim dan Jaksa,” urainya.

Sedangkan bagi penduduk luar yang terjaring namun memiliki KTP elektronik dari luar daerah akan diarahkan melapor ke Distrik untuk dikeluarkan kartu domisili.

Kegiatan Yustisi e-KTP tahun ini, Disdukcapil Kota Jayapura  akan melaksanakan 4 kali razia dis sejumlah kawasan diantaranya, dua kali di jalan umum, satu kali di perumahan warga kemudian di tempat pijit, bar dan diskotek.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments: