2018, UN Berbasis IT Warga Belajar Paket A – C di Kota Jayapura

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd mengatakan ujian nasional berbasis IT yang diperuntukkan kepada warga belajar paket A, B dan C yang ada di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) belum dilaksanakan tahun ini.
Share it:
I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd
Jayapura, Dharapos.com

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd mengatakan ujian nasional berbasis IT yang diperuntukkan kepada warga belajar paket A, B dan  C yang ada di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) belum dilaksanakan tahun ini.

“Ujian tersebut baru akan dilaksanakan pada 2018 mendatang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/8).

Untuk pelaksanaannya nanti, direncanakan warga belajar paket A, B dan C ini akan bergabung dengan sekolah-sekolah regular sedangkan untuk waktu ujian paket, jadwalnya berbeda dengan reguler.

Karena itu, Kadis tegaskan bahwa tidak ada alasan dalam bentuk apapun karena ujian paket A,B dan C untuk Kota Jayapura tetap dilaksanakan secara online pada 2018 mendatang.

Lanjutnya, untuk strateginya nanti akan dibuat jadwal apakah warga belajar paket A, B dan C akan bergabung dengan SMA, SMK atau SMP untuk pelaksanaannya.

“Sedangkan untuk paket B kita telah bergabung di SMA dan SMK, karena hanya butuh satu sampai dua ruang komputer yang kapasitasnya 40 orang untuk melakukan ujian dan kita akan buat dalam 3 set,” lanjut Kadis.

Berkaitan dengan itu juga, tutor paket A, B dan C yang tersebar di PKBM telah diberikan pelatihan.

“Endingnya nanti yaitu untuk membekali para tutor paket A, B dan C, pengguna mengarahkan anak-anak untuk menjawab soal-soal yang ada di komputer,” sambungnya.

Karena dalam ujian berbasis IT, tutor yang mengajar di PKBM diberikan pembekalan selama 2 hari dan mereka yang akan mentransfer kepada warga belajar paket A, B dan C

“Ini juga tantangan bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan khususnya melalui bidang Pendidikan Luar Sekolah dan juga bagi PKBM-PKBM yang ada di Kota Jayapura dimana semua PKBM harus terakreditasi,” imbuh Kadis.

Diakuinya, untuk Kota Jayapura baru satu  PKBM yang telah terakreditasi.

Olehnya itu, pihaknya menargetkan di tahun depan, semua PKBM sudah harus terakreditasi. Karena tanpa itu, maka PKBM tidak bisa menjalankan ujian nasional bagi anak-anak yang putus sekolah.

“Makanya kami selalu memberikan sosialisasi dan menyampaikan kepada Bidang PAUD Dikmas yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura untuk mendata PKBM yang belum terakreditasi,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Pendidikan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga