5.855 KPM di Kota Jayapura Terima Bantuan PKH

Perhatian Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo melalui Kementerian Sosial RI menunjukkan komitmennya kepada masyarakat Kota Jayapura.
Share it:
Jayapura, Dharapos.com - Perhatian pemerintah pusat melalui kementerian sosial republik Indonesia di bawah kepemimpinan presiden RI, Ir.Joko Widodo menunjukkan komitmennya kepada masyarakat kota Jayapura, Provinsi Papua.   Terkait itu, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai tahap I, II dan III kepada 5.855 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 5 Distrik di Kota Jayapura, dan diberikan secara simbolis di Kelurahan Imbi, distrik Jayapura Utara, Senin (14/8).
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat penyerahan bantuan kepada penerima manfaat
Jayapura, Dharapos.com
Perhatian Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo melalui Kementerian Sosial RI menunjukkan komitmennya kepada masyarakat Kota Jayapura.

Salah satunya dengan menyalurkan dana bagi peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di ibukota Provinsi Papua tersebut.

Terkait itu, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai tahap I, II dan III kepada 5.855 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 5 Distrik di Kota Jayapura.

Penyerahan secara simbolis bertempat di Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Senin (14/8).

Pada kesempatan itu, Wali Kota berjanji akan terus mempertahankan program ini, dan meminta para penerima bantuan untuk menggunakannya dengan baik.

“Walau bantuan ini sangat kecil, kita bersyukur bahwa ada perhatian pemerintah untuk rakyatnya, “ ungkapnya sembari meminta kepada semua warga untuk sama-sama membangun kota ini dengan senyum dan gembira untuk kemuliaan nama Tuhan,

Selain bantuan program PKH, Wali Kota juga menyiapkan dana pemberdayaan Distrik guna membantu warga dalam berbagai jenis usaha, selain itu juga dana Rp 250 juta disiapkan di kelurahan.

Jayapura, Dharapos.com - Perhatian pemerintah pusat melalui kementerian sosial republik Indonesia di bawah kepemimpinan presiden RI, Ir.Joko Widodo menunjukkan komitmennya kepada masyarakat kota Jayapura, Provinsi Papua.   Terkait itu, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai tahap I, II dan III kepada 5.855 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 5 Distrik di Kota Jayapura, dan diberikan secara simbolis di Kelurahan Imbi, distrik Jayapura Utara, Senin (14/8).
Wali Kota saat menyampaikan sambutan
Pada kesempatan itu pula, Wali Kota juga meresmikan Elektronik Warong Gotong Royong (e-Warong KUBE) PKH di Kelurahan Umbi serta demo transaksi di e- warong KUBE.

Pada momen tersebut, Wali Kota mengingatkan kepada warga untuk bepergian harus selalu membawa serta e-KTP sebagai warga kota yang baik.

“Karena e-KTP ini sangat penting bagi kita, saat melakukan perjalanan. Jika terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan maka dapat di ketahui melalui data pribadi,” bebernya.

Wali Kota percaya mama-mama yang hadir untuk menerima bantuan ini adalah pribadi-pribadi yang sangat taat kepada Pemerintah dan terlebih telah memiliki e-KTP.

Ia juga menegaskan, pengurusana e-KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran gratis dan tidak di pungut biaya.

"Jika dalam pengurusannya ada pungutan yang dilakukan oleh Distrik, RT, RW, atau Lurah maka saya minta untuk laporkan hal itu kepada saya untuk diberi tindakan tegas," ancamnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi mengatakan Bantuan Dana PKH melalui Kemensos RI, pada Tahun 2012 - 2016, dibayarkan melalui kantor Pos.

Namun untuk tahun 2017 dibayarkan melalui Himpunan Bank Negara (HIMBARA), dan untuk Kota Jayapura pembayarannya melalui BNI.

“Untuk program ini ,setiap keluarga penerima akan menerima Rp500 ribu pada tahap I selama 1 triwulan dan dalam 1 tahun akan dibayarkan 4 tahap, dan untuk kali ini akan diserahkan 3 tahap sekaligus,” ujarnya.

Menurut Irawadi, syarat penerimaan program ini yaitu, ibu hamil, keluarga tidak mampu, anak balita usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan SD, harus memiliki anak usia SD-SLTP sampai anak usia 15-18 yang belum menyelesaikan pendidikan dasar wajib belajar.

Jayapura, Dharapos.com - Perhatian pemerintah pusat melalui kementerian sosial republik Indonesia di bawah kepemimpinan presiden RI, Ir.Joko Widodo menunjukkan komitmennya kepada masyarakat kota Jayapura, Provinsi Papua.   Terkait itu, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai tahap I, II dan III kepada 5.855 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 5 Distrik di Kota Jayapura, dan diberikan secara simbolis di Kelurahan Imbi, distrik Jayapura Utara, Senin (14/8).
Warga masyarakat penerima manfaat
“Untuk distrik Jayapura utara jumlah penerima bantuan ini sebanyak 1,722 KPM, Distrik Jayapura selatan sebesar 1.861 KPM, Distrik Abepura sebesar 1.278 KPM, Distrik Heram 309 KPM, dan Distrik Muara Tami sebesar 671 KPM,” ungkapnya.

Dijelaskan Irawasdi, Jumlah tahap I bantuan yang akan diserahkan sebesar Rp2.920.000.000,Tahap ke II Rp2.920.000.000 dan tahap ke III Rp2.920.000.000, sehingga Total bantuan untuk III tahap sebesar Rp7 miliar lebih, dan total penyaluran untuk 1 tahun sesuai kuota yang sudah disediakan kementrian untuk PKHsebesar Rp11.710.000.000.

“Kuota untuk kota Jayapura sesuai keputusan dari Kementerian Sosial tahun 2017, sebanyak 5.855 KPM,” ucapnya

Irawadi katakan, masih banyak masyarakat yang memenuhi syarat namun tidak termasuk dalam program ini dan untuk penyerahan program bantuan program ini pihaknya konsen terhadap acuan dimana masyarakat sudah dilakukan verifikasi oleh pendamping di lapangan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sehingga harapan Walikota bahwa pemberian bantuan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran.

“Dan untuk e-warong, kita bangun untuk kelompok PKH bisa belajar dan melakukan transaksi secara non tunai sehingga masyarakat disekitar tidak jauh ke bank BNI walaupun Bank BNI menyiapkan agen-agen 46. Untuk kota Jayapura ada 19 warung yang kita siapkan, selain itu kita menyiapkan bahan makanan sesuai dengan harga Bulog yang lebih murah dari harga di pasar seperti gula pasir harga Bulog Rp12.000 Namun di luar kurang lebih Rp16.000,” katanya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga