Aksi Begal Kini Mulai Marak di Kota Jayapura

Dalam kurun waktu belakangan ini secara umum di Papua khususnya Kota Jayapura terus terjadi peningkatan tindak kekerasan dengan motif menggunakan kendaraan bermotor.
Share it:
Aktivis Muda Papua, Dedy Pattiwael, S.IAN
Jayapura, Dharapos.com
Dalam kurun waktu belakangan ini secara umum di Papua khususnya Kota Jayapura terus terjadi peningkatan tindak kekerasan dengan motif menggunakan kendaraan bermotor.

Saat beraksi, pelaku melihat korban yang sendirian di pinggir jalan dan langsung menyerang.

“Aksi para begal ini sudah beberapa kali terjadi dalam bulan ini, dan motif yang dipakai yaitu mereka melihat target/korban yang dalam keadaan sendirian apalagi didukung lokasi yang agak sepi, pelaku dapat berpura-pura mendekati dan merampas milik korban yang sedang tidak siap,” ungkap salah satu
Aktivis Muda Papua, Dedy Pattiwael, S.IAN, yang dikonfirmasi, Jumat (25/8).

Bahkan, ketika dilakukan perlawanan, pelaku tidak segan-segan melukai korban.

Pattiwael mencontohkan, peristiwa yang terjadi pada Rabu malam (23/8) tepat di depan kantor
Gubenur Dok 2 Jayapura, berawal saat korban bersama kekasihnya diserang orang tak dikenal (OTK) dan merampas handphone milik korban.

Dan pada saat korban melakukan perlawanan, pelaku menyerang dengan menikam bagian dada korban.

“Padahal kita tahu bahwa kawasan Dok 2 depan kantor Gubernur itu sangat ramai sehingga sulit pelaku atau begal melakukan aksinya,” herannya.

Pattiwael mengaku sangat menyesalkan serta prihatin atas kejadian yang terjadi di tempat keramaian di tengah ibukota provinsi paling timur Indonesia ini.

“Untuk wilayah Kota Jayapura khususnya tempat-tempat keramaian sudah tidak ada jaminan keamanan lagi,” akuinya.

Guna mengatasi itu, Pattiwael berharap pihak Kepolisian Resort Kota Jayapura untuk segera melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pengamanan atau sweeping di tempat-tempat yang rawan terjadi kekerasan.

“Dan juga ke depannya bisa dilakukan secara rutin agar kota ini tetap terjaga dalam situasi yang aman dan kondusif. Jangan hanya musiman atau pada saat sudah jatuh korban baru kita melakukan antisipasi tetapi sebelumnya sudah harus ada,” dorongnya.

Semua upaya ini, lanjut Pattiwael, harus dilakukan untuk mencegah aksi kekerasan yang tidak diinginkan bersama.

“Masyarakat Kota Jayapura juga saya himbau untuk selalu berhati-hati dan menghindari tempat-tempat yang rawan dan terus waspada,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga