BI-BPD Papua Teken Kerja Sama Pelaksanaan Pilot Project “BI Jangkau”

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) setempat meneken perjanjian kerja sama pelaksanaan Pilot Project Layanan Kas BI Jangkau Kecamatan/Desa (BI Jangkau).
Share it:
Pimpinan BI Perwakilan Provinsi Papua dan BPD Papua seusai meneken perjanjian kerja sama
pelaksanaan Pilot Project Layanan Kas BI Jangkau Kecamatan/Desa (BI Jangkau)
Jayapura, Dharapos.com
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) setempat meneken perjanjian kerja sama pelaksanaan Pilot Project Layanan Kas BI Jangkau Kecamatan/Desa (BI Jangkau).

Acara penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di kantor BPD Papua, tepatnya di lantai 4 Ruang Mambruk, Rabu (16/8).

“Kami dari Bank Pembangunan Daerah Papua memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia  yang sudah mempercayakan kami untuk menjadi Pilot Project Layanan BI Jangkau Kecamatan dan Desa,” ucap GM. BPD Papua F Zendarto.

Pihaknya juga akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan pilot project ini, karena sangat membantu dalam ketersediaan uang kas.

Diharapkan, BPD Papua mendukung kegiatan ini dengan baik dan benar sesuai SOP yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Di tempat yang sama, Kepala BI Perwakilan Papua, Joko Supratikto mengatakan BI jangkau kecamatan dan desa ini adalah satu program yang bertujuan meningkatkan kualitas uang yang beredar melalui layanan kas kepada masyarakat umum.

Diakuinya, bahwa sejauh ini BI tidak memiliki jaringan sampai ke Distrik bahkan sampai ke pelosok kampung yang ada di Papua.

“Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan BPD Papua, karena BPD sendiri memiliki jaringan yang terluas sampai ke seluruh pelosok yang ada di Papua ini dibandingkan dengan bank lainnya,” akui Supratikto.

Lebih lanjut, dirincikan, ada 7 Provinsi di seluruh Indonesia yang dijadikan sebagai pilot project yaitu Kalimatan Barat, Kalimatan Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Jawa Timur, Kepulawan Riau dan Papua.

Khusus di Papua, Pilot Project BI Jangkau akan dilakukan di 2 Kabupaten yaitu Boven Digoel dan Mappi.

“Di dua daerah tersebut ada empat distrik yang kami tuju masing-masing Distrik Bomakia, Jair, Mandobo dan Mindiptana di Kabupten Bovendigoel. Sedangkan di Mappi, masing-masing Distrik Assue, Haju, Nambioman, Bapai dan Distrik Obaa,” rinci Supratikto.

Ke depannya, ia mengharapkan Pilot Project BI Jangkau Kecamatan dan Desa ini secepatnya dapat melakukan penerapan terhadap uang yang tidak layak edar.

“Dan lewat program ini juga kita bisa mengedukasi masyarakat yang ada di pelosok untuk bagaimana mengenal ciri-ciri keaslian dari uang rupiah,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga