BNPB RI Apresiasi Upaya Wali Kota Jayapura Tanggulangi Bencana

Dalam upaya penanggulangan bencana di Kota Jayapura, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM terus melakukan lobi ke Pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat pertemuan bersama Deputi Penanganan Darurat
BNPB RI yang diwakili  Direktur Tanggap Darurat, Drs. Junjungan Tambunan, ME
Jakarta, Dharapos.com
Dalam upaya penanggulangan bencana di Kota Jayapura, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM terus melakukan lobi ke Pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.

Kedatangan Wali Kota yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Bernard Lamia belum lama ini disambut baik oleh para pejabat BNPB pusat.

Langkah ini juga menjadi salah satu bukti dan keseriusan putra asli Port Numbay, membangun Kota Jayapura.

Meski kedatangan orang nomor satu di ibu kota provinsi Papua ini guna menghadiri puncak acara hari lingkungan hidup dan menerima penghargaan Adipura, namun hal tersebut dimaksimalkannya demi kepentingan rakyat yang dipimpinnya.

Wali Kota berkesempatan menyambangi BNPB pusat guna melakukan pertemuan dengan Deputi III Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, yang diwakili Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik, Tetty Saragih, AK pada  Selasa (1/8).

Pantauan Beritapapua.Dharapos.com, Wali Kota saat pertemuan tersebut mendapat apresiasi dan pujian dari para pejabat di BNPB RI.

Sehari kemudian, tepatnya, Rabu (2/8) Wali Kota kembali melakukan tatap muka dengan Deputi 
Penanganan Darurat  Ir. Tri Budiarto, M.Si di ruang kerja deputi yang diwakili  Direktur Tanggap Darurat, Drs. Junjungan Tambunan, ME.

“Kami memberikan apresiasi karena  Bapak Wali Kota yang sangat peduli dan konsen dengan perkembangan Kota Jayapura terkait kebencanaan ," ungkap Tambunan.

Diakuinya, tentu tidak ada yang mengharapkan itu terjadi, karena jika bencana melanda maka pastinya ada korban jiwa bahkan material.

Foto bersama usai pertemuan
“Banyak pemukiman warga di kawasan rawan bencana, sehingga jika kita memindahkan warga maka akan sangat sulit tertanggulangi. Hal ini juga berdampak bukan saja pada warga tetapi lebih dari itu, karena namanya bencana pasti mengakibatkan kemiskinan,” akui Tambunan.

Olehnya itu, pihaknya sangat setuju dan mendukung apa yang dilakukan Wali Kota untuk kepentingan rakyatnya.

“Apa yang menjadi harapan Bapak Wali Kota, kami sudah cermati persoalan yang disampaikan dan kami akan melihat itu sebagai satu kebutuhan yang diharapkan segera dilakukan demi masyarakat di Kota Jayapura dan kami mengapresiasi itu,” ucapnya

Diakui Tambunan pula, kehadiran seorang kepala daerah ke BNPB RI menunjukkan kepedulian dan sikap sensitif terhadap bencana di daerah seperti yang dilakukan Wali Kota Jayapura.

“Apalagi kondisi itu mampu dijelaskan oleh Wali Kota karena sangat menguasai topografi daerah itu. Mana yang potensi bencana dan mana yang memang ada pemukiman sehingga pilihan jelas apakah memindahkan orang ataukah mau memperbaiki? Maka gambaran-gambaran itu menjadi kesimpulan penting untuk ditindaklanjuti,” sambungnya.

BNPB RI, dalam hal ini sangat memahami keterbatasan daerah dan mengakui itu.

“Apakah nanti kontribusi Pemda seperti apa dan pusat terlibat seperti apa, BNPB  bisa sharing dana dalam konteks darurat atau kesiapsiagaan maupun dalam teks rehabilitasi, rekonstruksi maupun dukungan penguatan kelembagaan,” urainya.

Yang pastinya, tegas Tambunan, jangan sampai ada hal yang tidak terukur atau tidak tertangani ketika kejadian seperti dijelaskan Wali Kota Jayapura karena seorang kepala daerah yang paling bertanggung jawab ketika terjadi bencana.

“Semoga kunjungan Wali Kota Jayapura menjadi sharing kita bersama dalam rangka penguatan kelembagaan dan penanganan bencana alam serta juga mengantisipasi bilamana harus terjadi risiko-risiko ataupun korban jiwa bahkan kerugian harta benda  bisa diminimalisir,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga